<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334</id><updated>2012-01-30T11:42:41.091+07:00</updated><category term='Bahasa Indonesia'/><category term='Resensi Buku'/><category term='Cerita Pendek'/><category term='Esai'/><title type='text'>imam muhtarom</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>62</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-8856735793035853869</id><published>2012-01-30T11:40:00.002+07:00</published><updated>2012-01-30T11:42:41.124+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>TRANS-FORMASI GAGASAN KARYA</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;table cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="float: right; margin-left: 1em; text-align: right;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-ht8-JUN5iLU/TyYeg1XbEEI/AAAAAAAAAKk/JEfv5v2yxdk/s1600/Rumah+Proses-Toko+Satu+Buku-Instalasi-2011.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; margin-bottom: 1em; margin-left: auto; margin-right: auto;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-ht8-JUN5iLU/TyYeg1XbEEI/AAAAAAAAAKk/JEfv5v2yxdk/s320/Rumah+Proses-Toko+Satu+Buku-Instalasi-2011.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New'; font-size: 14px; line-height: 16px;"&gt;"Toko Satu Buku";&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New'; font-size: 14px; line-height: 16px;"&gt;Rumah Proses;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New'; font-size: 14px; line-height: 16px;"&gt;2011;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: 'Courier New'; font-size: 14px; line-height: 16px;"&gt;Instalasi.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam perkara kreativitas seni, tidak lagi tabu terus terang menggunakan sebuah karya seni lain sebagai landasan untuk berkreasi. Kreativitas bukan lagi menciptakan yang belum ada di muka bumi ini seolah merogoh sesuatu dari luar kolong langit. Dalam sejarahnya sendiri, tidak ada karya seni yang tidak memiliki riwayat saling pengaruh. Hanya saja, soal saling pengaruh ini seakan tenggelam oleh pentingnya orisinalitas&lt;/span&gt;. A&lt;span lang="IN"&gt;lih-alih&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;lebih santai memandang orisinalitas dan saling pengaruh tersebut, dicari-cari apa yang sudah “ditemukan” dalam*karya tersebut. Akibatnya,&amp;nbsp; kreativitas merupakan karakter tersendiri yang benar-benar membuat seniman seorang yang mencipta dari yang tiada ke ada.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pandangan semacam ini terus terang sama sekali diabaikan dalam pameran Jakarta Bienalle 14 di Galeri Cipta II, Taman Ismail Marzuki, yang sudah usai pada 15 Januari 2014. Sejumlah 16 peserta dari dalam dan luar negeri hasil pilihan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Seno Joko Suyono, Bambang Asrini Widjanarko, Ilham Khoiri selaku kurator&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt; secara bebas dan jujur mengandalkan teks-teks yang sudah ada sebagai landasan untuk berkreasi dalam karya seni rupa. Teks-teks tersebut bisa puisi, prosa, naskah drama, corat-coret di selebaran uang, catatan sejarah sebuah kota, dst. Ruang Galeri Cipta II disekat dalam 10 ruang dalam ukuran rata-rata sekitar 3x3m. Memang dari 16 karya, hanya 1 yang tidak memanfaatkan ruang sebagai basis terbentuknya karya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pertama-tama yang timbul rasa aneh menjalari pikiran—bukan persepsi—ketika mengetahui bahwa karya Rumah Proses yang berjudul “Toko Satu Buku” adalah karya kolaborasi sekian perupa dari novel &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Saman&lt;/i&gt; karya Ayu Utami. Jika yang tersebar selama ini di publik sastra Indonesia novel &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Saman&lt;/i&gt; berupa terobosan seksual dari kaum perempuan, kita tidak menemukan seksual vulgar dalam bentuk rupa oleh kelompok Rumah Proses. Dalam karya Rumah Proses&amp;nbsp; yang muncul sebuah kerangka toko buku dari aluminium yang diisi oleh buku cetakan Rumah Proses, lukisan di atas kanvas, lukisan di atas papan kayu, lukisan di atas seng berbentuk tong warna putih, musik DJ, permainan lantai toko, dst. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tentu, jauh sekali jika kita berpikir asal muasal karya ini dan karya itu sendiri. Kenapa tidak memunculkan narasi kebebasan seksual seperti yang digarisbawahi novel Ayu Utami itu, tetapi sebuah toko yang menjadi bagian sentral kehidupan kota kita kini? Kenapa justru mixer pengolah musik untuk DJ justru berada di ruang tengah yang menyita perhatian dan suara berdentum-dentum beserta lampu meloncat-loncat ala diskotik? Memang karya Ayu Utami menjadi pinggiran dalam karya ini, sekalipun berjasa untuk memantik kreativitas kelompok Rumah Proses. Konsekuensinya, timbul cara “baca” yang sungguh berbeda antara teks sastra &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Saman&lt;/i&gt; dan teks rupa “Toko Satu Buku”. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kasus serupa juga pada karya Jompet berjudul “Panggung untuk Percakapan Pertama dan Terakhir antara Pembunuh dan Korbannya”. Karya ini berupa ruang putih tertutup berukuran 3x3 meter. Terdapat dua lampu bervoltage besar didirikan di atas tripod yang diarahkan pada tembok. Ada dua kursi, ada speaker kecil sayup-sayup. Kurang-lebih dalam speaker tersebut berisi sesuai judul karya ini: percakapan pembunuh dan korbannya. Yang terasa asing: karya ini berbasis novel “Snow” karya Orhan Pamuk. Pertama-tama ada ruang konkret dalam karya Jompet ini yang menghilangkan imajinasi yang secara teliti dan seksama dibangun oleh Pamuk lewat narasi tulisan dalam novelnya. Cara itu dihapus oleh Jompet melalui ruang tertutup dengan cahaya kuning menyilaukan lantaran terlalu terang. Sayang, ruang sebelah suaranya terlalu dominan sehingga mengurangi intensitas dialog yang diperdengarkan lewat speaker.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika manifestasi yang digunakan oleh Jompet adalah ruang terang dan suara dialog, maka yang terasa aneh pada Komunitas Berkat Yakin dalam karya “Saya Bilang Mereka Monyet”. Karya itu berupa 7 bingkai kaca. Kaca pertama berupa cermin berlobang di bagian atas beserta 1 kepala lelaki dewasa. Sementara 6 bingkai lainnya berupa kaca tembus dan terdapat kayu dan rangkaian bunga. Karya ini betul-betul sulit dikaitkan dengan karya cerpen Jenar Maesa Ayu jika tidak terdapat keterangan bahwa karya tersebut berpijak dari teks sastra tersebut. Namun justru, disinilah permainan interpretasi menjadi menarik dan penting.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Angki Purbandono, satu-satunya karya yang memanfaatkan ruang terbuka berupa lorong di tengah Galeri Cipta II, menghadirkan 3 buku ukuran 80x80cm. Buku tersebut berisi hasil pindai uang kertas seribu rupiah dalam ukuran buku tersebut. Puluhan lembar dalam buku tersebut hanya berisi pindaian lembaran seribu rupiah yang kebanyakan kusam dan—yang terpenting—berisi teks tulis aneka cerita. Ada yang menginformasikan nomor ponselnya untuk kencan, ada salam sayang untuk kekasihnya entah di mana, sumpah serapah mengenai kemiskinan, kekesalan situasi politik, dst. Melihat uang ribuan dan keadaan lembaran ribuan yang telah kusam itu, bisa dipastikan uang tersebut hanya beredar di antara kelompok sosial bawah. Tingkat kekusaman, apa yang dituliskan, model penulisannya, hingga pemakai terbesar dari uang seribu ruphah itu sendiri. Teks yang muncul pada uang kertas tersebut sering kita jumpai juga di toilet-toilet terminal yang kumuh, tembok-tembok kosong di kota-kota. Cuma teks itu tidak bergerak. Dalam uang seribu rupiah ini teks tersebut beredar dalam setiap transaksi, masuk dompet, masuk saku kernet bis, sopir angkotan, masuk kotak amal masjid, dst, dst. Intinya uang tersebut tidak akan sampai di tangan pejabat setingkat menteri, apalagi presiden.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam karya Sandra Nyberg yang kini tinggal di Finlandia, juga terasa aneh. Karya yang berada di sudut dalam Galeri berupa penanda seismik naik-turun persis penanda seismik untuk mencatat getaran gempa di gunung berapi. Atau, penanda seismik untuk mengetahui detak jantung pasien di rumah sakit. Karya berjudul &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;"Subjective Drawings” berupa cetak digital di atas kertas &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;beranjak dari 4 cerita pendek karya &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;penulis Finlandia, Rosa Liksom. Hasil pembacaan ini kemudian ditorehkan dalam data grafik seismik. Ada pengalaman rumit dengan membaca data grafik seismik tersebut. Kapan grafik tersebut membentuk kerucut dan kapan membentuk turunan. Ini tentunya pertemuan dari sekian faktor dari pengalaman pembaca sendiri dan teks cerpen. Pembaca akan sensitif ketika ada pengalaman yang sejajar dalam pertemuannya dengan teks. Juga, pembaca akan merasa dapat pengalaman baru dari teks yang dibacanya. Data ini saya kira yang akan membentuk naik-turunnya grafik seismik tersebut. Bukan pada tampilan karyanya yang menarik, tetapi pada proses bagaimana terbentuknya grafik tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pameran yang mengambil konsep &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;metro-text seduction&lt;/i&gt; tidak saja menyodorkan cara lain berkreativitas, namun juga menjadi gambaran dari perilaku yang lazim dalam sebuah kota besar: gesekan antar hal menimbulkan/memacu hal yang baru. Sejenis saling pengaruhi sebagai produktivitas penghuni kota. Saya kira kota juga serangkaian modus saling tiru atau bisa juga saling tolak dari para penghuninya dan dalam skala besar saling tiru atau saling tolak antarkota. Dan ciri ini semakin riuh bersama munculnya masyarakat kota berbasis komunikasi teknologi tinggi sekarang ini. Persoalannya, praktik saling pengaruhi &amp;nbsp;tidak dalam kondisi setara, tetapi siapa menguasai siapa. Di sini penting arti gagasan tidak sekadar saling tiru atau sekadar saling tolak. Perlu direnungkan lebih mendalam prospek sebuah peradaban kota.***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penulis: Imam Muhtarom, pemerhati seni rupa.&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Terbit di &lt;i&gt;Seputar Indonesia&lt;/i&gt;, Minggu, 29 Januari 2012&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-8856735793035853869?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/8856735793035853869/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2012/01/trans-formasi-gagasan-karya.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8856735793035853869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8856735793035853869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2012/01/trans-formasi-gagasan-karya.html' title='TRANS-FORMASI GAGASAN KARYA'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ht8-JUN5iLU/TyYeg1XbEEI/AAAAAAAAAKk/JEfv5v2yxdk/s72-c/Rumah+Proses-Toko+Satu+Buku-Instalasi-2011.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-1691636564406397860</id><published>2012-01-10T10:49:00.000+07:00</published><updated>2012-01-10T10:49:54.086+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>“NONTON CAPGOMEH” DI KELENTENG TOASEBIO</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Lb3OWnBxp8E/Twu0-9841MI/AAAAAAAAAKU/NqenELoB5NA/s1600/tosebio1.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-Lb3OWnBxp8E/Twu0-9841MI/AAAAAAAAAKU/NqenELoB5NA/s320/tosebio1.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5CBANANA%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtml1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;  &lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" LatentStyleCount="156"&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Verdana; panose-1:2 11 6 4 3 5 4 4 2 4; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:swiss; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:536871559 0 0 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:""; margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:EN-GB; mso-fareast-language:EN-GB;}p.MsoBodyText3, li.MsoBodyText3, div.MsoBodyText3 {margin:0cm; margin-bottom:.0001pt; text-align:justify; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:Verdana; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:IN;}@page Section1 {size:595.3pt 841.9pt; margin:72.0pt 90.0pt 72.0pt 90.0pt; mso-header-margin:35.4pt; mso-footer-margin:35.4pt; mso-paper-source:0;}div.Section1 {page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman"; mso-ansi-language:#0400; mso-fareast-language:#0400; mso-bidi-language:#0400;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;Satu-satu barongsai masuk halaman menunjukkan kepiawaiannya. Suara genderang bertalu-talu mengiringi di belakangnya. Usai tiga barongsai, muncul pemuda&lt;span&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Tionghoa berpakaian adat memperagakan jurus-jurus bela diri. Seorang pemudi bukan Tionghoa juga lihai memperagakan jurus bela dirinya. Penonton memenuhi halaman memanjang milik Klenteng Toasebio. Halaman terasa sempit akibat sesaknya penonton.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Itulah prosesi pembuka pertunjukan pentas Teater Bejana &lt;span&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;di Klenteng Toasebio, Glodok, Jakarta Barat, pada Sabtu, 7 Januari 2012. Sejumlah aktor dalam pentas “Nonton Capgomeh” sutradara Daniel H. Jacob tidak terbatas berpentas di panggung di sisi kiri Klenteng, tetapi juga membaur ke kerumunan penonton di halaman klenteng. Suasana ini tak dinyana mendukung naskah “Nonton Capgomeh” yang berlatar tahun baru China, atau biasa disebut tahun baru Imlek yang dipenuhi berbagai bentuk perayaan khas Tionghoa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Alkisah, Thomas dan Lies, pasangan muda yang dilarang menonton perayaan Capgome di daerah Glodok. Dalam tradisinya Lies selalu menonton perayaan Cap Go Meh bersama sanak familinya. Ibunya, Nyonya Tjiauw Koe melarang seorang perempuan baik sudah bersuami ataupun belum melihat perayaan Cap Go Meh. Pelarangan ini membuat Thomas gusar, namun tidak bisa langsung menentang peraturan yang sudah kental dalam adat Tionghoa. Begitu pun Lies, tidak ada daya untuk menentang secara langsung kebiasaan yang berakar dalam keluarganya tersebut. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kebetulan Thomas punya sahabat asal Cirebon yang baru datang. Mereka punya ide agar si Frans menyamar sebagai perempuan menemani si Thomas melihat perayaan Capgome. Mereka berdua berjalan menyolok mata di depan Nyonya Tjiauw Koe yang sedang menonton dari restoran ayam panggang milik Nyonya Gemok. Seperti ditusuk matanya, Nyonya Tjiauw Koe marah luar biasa. Ia tidak menerima dan timbul keributan dalam keluarga besar Lies. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lies pun tidak kehabisan akal. Bersama Diana yang sudah menyamar jadi lelaki, ia pun melenggang di jalanan untuk melihat perayaan Capgome. Ia hanya memancing si Thomas suaminya, bagaimana perasaan bila pasangannya bergandeng dengan orang bukan pasangannya yang sah. Tak disangka mertua Lies melihatnya. Kegusaran tidak hanya terjadi pada keluarga besar Lies, tetapi juga pada keluarga Thomas. Dua keluarga ini melihat menantunya sudah tidak benar dan mesti dipisahkan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam situasi memanas ini Letnan Tjiauw Kie Kang berusaha melerai dua belah pihak. Pakainnya putih seluruhnya, bertopi putih, dan pipa rokok selalu menggelantung di mulutnya. Lelaki ini disegani di antara masyarakat Tioanghoa, paling tidak di antara keluarga yang tengah berseteru lantaran adat dan perilaku menantu mereka. Kegusaran pada kedua keluarga akhirnya bisa diredam. Menantu mereka cuma main-main dengan pakaian dan sesungguhnya hal itu lazim dalam perayaan Capgome. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam pentas di ruang terbuka di halaman klenteng yang sibuk dan lalu lalang kaum Tionghoa bersembahyang, memang vokal menjadi kendala utama, terlebih Klenteng Toasebio berhadapan dengan jalan sempit dan macet. Aktor mesti memiliki kemampuan untuk mengalahkan keriuhan dan tetap konsentrasi di antara kesibukan sekeliling. Kondisi ini tentu berbeda dengan panggung tertutup yang steril dari aktivitas masyarakat. Apalagi penonton pentas teater ini begitu merapat ke para aktor sehingga mengetahui dialek Tion&lt;/span&gt;&lt;span&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;hoa-nya betul dikuasai atau masih baru latihan, bagaimana kostumnya, bahkan keaktorannya sudah mumpuni apa belum. &lt;/span&gt;&lt;span&gt;Demikian dekat interaksi antara yang menonton dan yang ditonton. &lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Namun, bercermin pada naskah “Nonton Cap&lt;/span&gt;&lt;span&gt;g&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;ome” di situlah keuntungan dan tantangan untuk mementaskan naskah ini di tempat terbuka di Klenteng Toasebio.&lt;/span&gt;&lt;span&gt; Dan inilah keunikan dari paduan lokasi, bagaimana naskah dipentaskan, dan naskah siapa yang dipentaskan, teater apa yang mementaskan menjadikan bagian dari rangkaian Jakarta Biennale 14.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Di akhir adegan, Letnan Tjiauw Kie Kang menyatakan “Marilah kita minum buat rayaken kamenangannya fihak modern yang sudah bisa kalahken kakunoan!”. Rupanya modernisme pada 1930-an tidak hanya bergemuruh pada politik dan nasionalisme di kalangan politisi, tetapi juga menyeruak di kalangan kaum Tionghoa. Mereka sudah bersiap untuk beradaptasi dengan zaman yang tengah bergerak lewat kritik atas adat mereka yang mengungkung. Inilah visi yang ditangkap oleh Kwee Tek Hoay selaku penulis novel pada 1930-an. Sementara hasil adaptasi untuk naskah Teater Bejana yang dilakukan oleh Veronica B. Vonny berupaya menegaskan kembali visi yang telah dirintis Kwee Tek Hoay yang tidak disangkal kontribusinya bagi dunia kesenian Indonesia.***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText3"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;Imam Muhtarom, pemerhati teater.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoBodyText3"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;; font-size: 12pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-Lb3OWnBxp8E/Twu0-9841MI/AAAAAAAAAKU/NqenELoB5NA/s1600/tosebio1.jpg" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;Terbit di &lt;i&gt;Koran Tempo&lt;/i&gt;, Selasa, 10 Januari 2012 &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-1691636564406397860?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/1691636564406397860/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2012/01/nonton-capgomeh-di-kelenteng-toasebio.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/1691636564406397860'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/1691636564406397860'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2012/01/nonton-capgomeh-di-kelenteng-toasebio.html' title='“NONTON CAPGOMEH” DI KELENTENG TOASEBIO'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-Lb3OWnBxp8E/Twu0-9841MI/AAAAAAAAAKU/NqenELoB5NA/s72-c/tosebio1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-8879445203850883754</id><published>2011-11-25T00:12:00.000+07:00</published><updated>2011-11-25T00:12:50.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Keenam Perupa itu Masih Percaya Manusia</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt; mso-para-margin:0in; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-fareast-font-family:"Times New Roman"; mso-fareast-theme-font:minor-fareast; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:"Times New Roman"; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;br /&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-KITtDnF8USs/Ts56eNjp2yI/AAAAAAAAAKM/DkihD8Tf6eg/s1600/Fine+Wine+1.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/-KITtDnF8USs/Ts56eNjp2yI/AAAAAAAAAKM/DkihD8Tf6eg/s1600/Fine+Wine+1.JPG" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Bob Sick terhuyung-huyung mendekati kanvas berukuran 3x1,5 m sambil membawa cat dan kuas buat mengecat tembok. Ia duduk lantas menggoreskan kuasnya secara spontan membentuk muka manusia. Muka tak beraturan. Justru yang menonjol gigi dan mata saja. Warna dasar hijau kini memiliki bentuk, walaupun dalam bentuk deformasi. Tak ada lanskap kecuali bentuk datar entah itu apa.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Sejumlah lukisan Bob Sick dalam ruang kelas di STKW Surabaya itu disulap menjadi suatu galeri. Namanya: Galeri Rakuti. Di dalam galeri ini karya-karya Bob berjajar tak beraturan, membentuk disharmoni, bahkan tak ada acuan konsep kuratorial. Ugo Untoro juga bersikap serupa. Di video pada hari pertama mereka membikin karya antara 1-4 November 2011, malah hanya melempar-lemparkan materi sejenis karet ke tembok. Bahan berwarna hijau itu ada yang menempel, sementara yang gagal menempel di tembok berjatuhan dan oleh pihak semacam kurator minta dibersihkan. Namun di sudut tembok lain, Ugo menggunakan bahan semen dilemparkan ke tembok seukuran 8x5 m di atas karya Toni. Karya itu berupa bercak-bercak semen tanpa keterangan judul.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Di tengah ruangan terdapat sepasang slompen kayu penuh paku dipasang terbalik, topeng kayu, objek besi diberi roda dari gerigi, mainan dari seng, dan patung kayu karya S. Teddy D. Dalam karya lukis, Teddy tidak memakai kanvas mahal untuk mencurahkan ekspresinya, melainkan triplek ukuran penuh dilaburi cat membentuk muka-muka manusia. Muka-muka tanpa kejelasan identitas kecuali hitam serupa siluet. Ugo sendiri tidak memajang lukisan barunya kecuali 4 lukisan ukuran kurang dari 1 meter bertanda tahun 1992-2003. Tidak ada keindahan kecuali bidang kanvas putih di sisinya dicat hitam bertajuk “Me and My Son” yang mengingatkan anak Ugo yang terlahir cacat secara mental. Kemudian “Corat Coret No 5”, “Kawan-kawan Revolusi after Sudjojono”, “Corner Series”. Bukan karya terbaik Ugo yang dipajang, memang, tapi karya yang menjelaskan proses Ugo sendiri dalam periode itu mengenai masalah yang diangkat dan bentuk yang berubah selalu. Tidak ada ketetapan yang hendak ia buat.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;“Saya memang tidak terpaku pada satu kekhasan. Saya selalu ingin berubah, terutama semenjak periode 1998,” ujar Ugo. Sama dengan apa yang dinyatakan, ketiga perupa lain yang turut dalam pameran ini mengamini hal serupa. Cahyo Basuki “Yopi” bermain dengan mobil-mobilan dalam ukuran kecil dipajang di tembok memenuhi sisi bidang kotak berwarna hijau. Tohjaya Tono antara lain memajang karyanya diletakkan begitu saja di atas gantungan berupa goresan arang di atas lembaran kertas dalam “Seri Pohon”, kemudian Yustony Volunteero antara lain memajang beberapa lukisan ukuran kurang dari 1 meter mengenai manusia berkepala anjing, juga bekas besi kusam yang membentuk telepon berjudul “Tuhan dan Anjing”.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Pameran keenam perupa mapan Yogya jauh dari jenis komodifikasi, justru cenderung menggunakan konsep seni miskin (&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;poor art&lt;/i&gt;). Dari segi bahan karya, tidak satu pun memanfaatkan bahan yang mahal kecuali triplek, besi bekas, cat tembok, semen, punggung meja, papan tulis, rangka mesin bekas. Tidak ada lampu khusus untuk tiap karya agar tampak efek tertentu yang ingin ditonjolkan dari karya, kecuali 3 lampu TL berpendar putih di langit-langit ruang kelas STKW Surabaya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Memang semenjak awal Hari Prayitno, kurator, tidak menawarkan konsep tertentu untuk memberi batas dari pameran ini. Konsep ini ditemukan secara interaktif di antara keenam perupa bersama kurator. Mereka saling menanggapi usulan, ide-ide yang bermunculan semenjak mereka bersepakat untuk membikin pameran dan melakukan proses pembuatan sebagian karya di ruang kelas STKW. Konsekuensinya, tutur Hari, tidak ada ketetapan konsep kecuali ketetapan bahwa keenam perupa tersebut berupaya saling merespon satu sama lain. Eksperimentasi seperti ini sungguh jarang terjadi lantaran kurator maupun perupa tidak tahu apa yang akan terjadi pada pamerannya sampai hari H dibukanya pameran. Terlebih, perupa yang ikut adalah mereka yang aktivitasnya selalu terjadwal dan terkonsep lebih dulu lewat ide kuratorial. “Saya ingin sebuah pameran serupa pertunjukan musik. Antara satu karya dan karya yang lain memberi kelengkapan demi menciptakan situasi musikal,” tutur Ugo.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Hasilnya, bukan karya rupa yang selama ini beredar di galeri komersil yang tampak manis dan membuat orang ingin memiliki. Yang muncul, karya di luar kecenderungan umum, menyempal dari kelaziman, dan alternatif. Seni rupa memang tidak harus menampilkan figur, objek, ruang yang menyenangkan mata, tapi karya rupa yang mengajak kontemplasi, dan dari sana dikembalikan pada soal manusia itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Pameran yang entah kenapa bertajuk &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Fine Wine at 9&lt;/i&gt;, yang berlangsung 5-15 November 2011, kuat pesannya bahwa manusia menjadi perhatian utama. Manusia seakan tetap menjadi harapan walaupun direpresentasikan dalam bentuk deformasi pada keenam perupa dalam pameran ini. Manusia-manusia yang muncul sebagai bagian pergulatan perupanya dengan soal personalnya masing-masing. Sebagian kecil lainnya ada yang bicara buruh kebun tebu yang dikisahkan dalam laburan cat abu-abu di atas punggung meja yang ditata mau terjungkal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Pameran ini menyarankan manusia dan seni sesungguhnya masih ada dan bisa dipertahankan di tengah berbagai komodifikasi sistematis yang dilakukan berbagai lembaga kesenian. Sudah seharusnya seni dikembalikan pada bagian dari cara memahami manusia dan bukannya sejajar dengan produk komersial dengan memperlakukan karya seni sebagai &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;art invesment&lt;/i&gt;, kata Hari Prayitno. Semangat untuk mengembalikan pada kemurnian seni di tengah berbagai gempuran tersebut yang menjadi inti pameran ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: 27.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Namun demikian, kita juga tidak bisa menduga bila di kemudian hari karya yang tidak sedap dipandang mata ini justru dicari kolektor. Sebab kapital selalu bisa memperlakukan apa saja, terutama seni rupa, menjadi barang komodifikasi sejauh barang itu dianggap berharga. Atau, sesuatu yang mulanya dianggap remeh temeh menjadi berharga ketika kapital mengakomodasinya menjadi sederet komoditas. ***&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Penulis: Imam Muhtarom&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;, pemerhati seni rupa.&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: EN-US;"&gt;Tulisan ini dipublikasi di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Jawa Pos&lt;/i&gt;, Minggu, 20 November 2011&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="mso-ansi-language: IN;"&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-8879445203850883754?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/8879445203850883754/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/11/keenam-perupa-itu-masih-percaya-manusia.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8879445203850883754'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8879445203850883754'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/11/keenam-perupa-itu-masih-percaya-manusia.html' title='Keenam Perupa itu Masih Percaya Manusia'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-KITtDnF8USs/Ts56eNjp2yI/AAAAAAAAAKM/DkihD8Tf6eg/s72-c/Fine+Wine+1.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-7927142056993045753</id><published>2011-11-02T09:39:00.002+07:00</published><updated>2011-11-02T11:27:45.942+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Catatan Jatim Biennale 2011</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;EKSPLORASI MEDIA BARU SENI RUPA &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-zv1s3BVO5Ro/TrCsfi7b51I/AAAAAAAAAKE/sErfcbjewOA/s1600/_MG_7935.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://3.bp.blogspot.com/-zv1s3BVO5Ro/TrCsfi7b51I/AAAAAAAAAKE/sErfcbjewOA/s320/_MG_7935.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;Gagasan mengenai medium penciptaan dalam seni rupa yang ditawarkan kurator Agus Kucink dan Syarifudin kepada para perupa dalam Jatim Biennale 2011, yang digelar di enam tempat di Surabaya, bukanlah gagasan yang baru saja muncul. &amp;nbsp;Gagasan terhadap pentingnya media sebagai alat penyampai gagasan lahir pada pertengahan abad ke-20.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Selain lukisan dan patung, seni rupa saat ini sudah akrab menggunakan media fotografi, video, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;performance&lt;/i&gt;, dan instalasi. Berbagai jenis medium tersebut tidak saja digunakan secara terpisah, tapi juga sudah sering dipraktekkan secara bersamaan sehingga menawarkan karya seni rupa yang demikian kompleks dan memberi pemahaman baru terhadap sebuah gagasan penciptaan dan suatu visi estetik yang lebih "maju".&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Karya Agung Tato berjudul “Beautiful is Empty” merupakan salah satu yang berhasil menanggapi maksud ide kuratorial. Karya ini dipamerkan di Galeri AJBS, yang terletak di selatan Kota Surabaya. Jawa Timur. Karya Agung berukuran 3x2 meter dibagi dalam tiga panel dan instalasi di mukanya. Panel 1 dan 3 berupa lukisan. Adapun panel 2 berupa patung yang posisinya tampak belakang melesak ke dalam panel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Lalu, persis di depan panel itu terdapat rumput plastik yang ditata membentuk sosok utuh manusia dan bertaburan kupu-kupu warna-warni dengan ketinggian bervariasi pada posisi menggantung di udara. Karya ini menempatkan kupu-kupu berkitar secara istimewa di antara sosok yang mewujud lewat tiga medium. Sosok seukuran manusia ini mewujud dalam kanvas dan patung. Karya tersebut memberi rasa, bahkan situasi yang berbeda, ketika tiga medium digunakan secara bersama-sama dalam kepaduan yang diperhitungkan, sekalipun objek rupanya sama.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Di galeri ini juga terpampang karya Keo Budi Harjanto berjudul “Infuse Series”. Karya ini berupa foto digital berukuran 100 x 174 sentimeter, yang dicetak pada jenis kertas hapnemuble dalam warna hitam-putih. Objeknya berupa tiga sosok yang ditutup. Seluruh badannya tertutup, kecuali jemari yang berkuku perempuan. Kemudian disampirkan lagi kain transparan serupa pengantin perempuan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Di antara ketiga sosok berjajar itu, sosok yang di tengah menggunakan masker anti-zat kimia. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Dalam samar kain transparan, sosok ini seolah makhluk alien bila kita mengamatinya dari dekat. Namun, bila diamati dari kejauhan, serupa tiga perempuan muslim dalam kerudung. Karya ini seakan menggambarkan sebuah kepasrahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Sebagai minoritas Tionghoa, perupa Keo berupaya mengungkapkan perlakuan rasial terhadap dirinya lewat karya ini. Walaupun cara pengambilan gambarnya sangat biasa, dengan mempertimbangkan efek kain ketika dikenakan kepada tiga sosok dan perhitungan gradasi warna hitam-putih, pesan dalam karya ini menjadi kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Di Galeri Orasis, yang letaknya di barat Kota Surabaya, karya Jopram, yang menggabungkan lukisan, seni video, serta instalasi, adalah upaya serius dalam menanggapi konsep kuratorial. Karya berjudul ”Spirit to Build Up” seluruhnya menggunakan idiom-idiom kehidupan petani sawah. Ada gabah menghias dua meja memanjang di sisi kanan-kiri, jerami diikat, serta orang-orangan pengusir burung dalam buntalan kantong plastik pupuk berisi jerami yang di sudut-sudutnya menyeruak keluar penuh tusukan logam, jerami yang terbakar dalam video.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Kesan teror mencekat dan tiadanya harapan pada kehidupan petani pinggiran Surabaya, yaitu daerah Lakarsantri, yang penuh gejolak, sebagai lingkungan Jopram—daerah pertanian di pinggiran Surabaya. Hanya, pelbagai medium yang digunakan terkesan repetisi dari boneka jerami, baik pada lukisan, instalasi, maupun video art. Akibatnya, kepaduan antaridiom yang digunakan terasa tipis. Terlebih karya ini terlalu luas dalam pemanfaatan ruang, dengan cahaya yang kurang maksimal. Mungkin akan lain ketika penataan dan tempatnya berada di ruang terbuka serta ada &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;performance art&lt;/i&gt; dari para petani sesungguhnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Di Galeri Merah Putih, Saiful Hadjar, yang dikenal dengan karya grafisnya, ikut berpameran lewat karya berjudul ”Ruang Tunggu”. Sementara sebelumnya karya Saiful melulu cukilan, kali ini iumemasukkan unsur &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;digital printing&lt;/i&gt;. Tidak terbatas siluet yang tercipta dari garis putih dengan latar bidang gelap. Beberapa panel memasukkan warna merah, biru, dan ungu. Ini merupakan sesuatu yang berbeda, terlebih bila kila melihat cukilannya cenderung minimalis, tidak seriuh karya-karya sebelumnya. Ada 79 karya dalam ukuran variasi 20 x 30 sentimeter dan 35 x 40 sentimeter serta membentang membentuk peta Jawa Timur pada panel 7x2 meter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Bisa dikatakan Saiful lebih tenang dalam menggarap persoalan. Barangkali dia mengangkat tema bahaya seks bebas. Tidak lagi muncul senapan, sepatu lars serdadu, dan rakyat tertindas. Torehan warna putih dalam karyanya menampilkan wujud kelamin perempuan dan laki-laki secara verbal, tanpa diliputi beban. Namun barik yang lebih sederhana dan persoalan yang berbeda tidak mengenyahkan situasi mencekam sebagai ciri khas Saiful.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/-FZ0EYhokAqM/TrCrekAplpI/AAAAAAAAAJ8/1dtZHkYaOaQ/s1600/_MG_7502.JPG" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="213" src="http://4.bp.blogspot.com/-FZ0EYhokAqM/TrCrekAplpI/AAAAAAAAAJ8/1dtZHkYaOaQ/s320/_MG_7502.JPG" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Pada karya Agung Tato, Jopram. Keo Budi Harjanto, serta Saiful Hadjar, terhampar kegelisahan sosial yang nyata di wilayah Jawa Timur dan diperlukan aktualisasi dalam bentuk karya rupa yang tidak lazim. Bukan sekadar bergenit dengan media baru, melainkan berpijak pada persoalan dan rupanya persoalan itu tidak cukup diwadahi dalam bentuk dua dimensi. Sayang, dalam Jatim Biennale 2011, yang digelar hingga awal November, lukisan masih demikian dominan.***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;Imam Muhtarom, (pengamat seni rupa, tinggal di Kota Surabaya&lt;/span&gt;)&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;Publikasi tulisan ini ada di &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Koran Tempo&lt;/i&gt;,Kamis, &amp;nbsp;27 Oktober 2011&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-7927142056993045753?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/7927142056993045753/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/11/catatan-jatim-biennale-2011-eksplorasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/7927142056993045753'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/7927142056993045753'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/11/catatan-jatim-biennale-2011-eksplorasi.html' title='Catatan Jatim Biennale 2011'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-zv1s3BVO5Ro/TrCsfi7b51I/AAAAAAAAAKE/sErfcbjewOA/s72-c/_MG_7935.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-2583428045275827921</id><published>2011-10-14T10:07:00.000+07:00</published><updated>2011-10-14T10:07:25.860+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>ADA SANTO DARI SIRKUS</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;div style="text-align: left;"&gt;Judul Novel: Tak Ada Santo Dari Sirkus&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penulis: Seno Joko Suyono&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penerbit: Lamalera, September 2010&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tebal: viii+397&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-r_sp2Sg6jiw/To6TmFIZjnI/AAAAAAAAAJ4/_fvCeJg_QBU/s1600/200320910_large2.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://3.bp.blogspot.com/-r_sp2Sg6jiw/To6TmFIZjnI/AAAAAAAAAJ4/_fvCeJg_QBU/s320/200320910_large2.jpg" width="206" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Peristiwa dalam novel tidak bisa dikesampingkan lantaran kisahannya hendak menonjolkan latar cerita atau kondisi psikologi tokoh-tokohnya. Peristiwa barangkali satu-satunya taruhan sebuah novel apakah ia berhasil memadukan berbagai kemungkinan dalam peristiwa yang dialami oleh tokoh. Peristiwa bukan saja agar sebuah adegan menunjukkan suatu soal lantas merujuk pada suatu tema. Lebih dari itu, peristiwa menunjukkan kepiawaian novel dalam ramuan bahan cerita dengan alur,&amp;nbsp; perwatakan, tema, dan latar. Namun demikian, kepiawaian di ujung lain juga masalah kepekaan terhadap soal dan tentunya terhadap manusia itu sendiri. Kemampuan teknis memungkinkan sebuah bahan cerita menjadi jelas sekaligus jernih di benak pembaca, sementara kepekaan membuat manusia me/dibentuk peristiwa tampak hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Peristiwa dalam salah satu cerpen di kumpulan &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Penari-Penari Izu&lt;/i&gt; karya Yasunari Kawabata menunjukkan bahwa cerita begitu sederhana, tetapi impresi yang ditinggalkan begitu membekas. Seorang laki-laki dalam perjalanan di pegunungan dengan segenap keasrian, bertemu pemilik penginapan yang lumpuh, dan suatu kali dalam perjalanan pulang memandang perempuan telanjang tengah mandi dari atas jembatan. Terlihat peristiwanya sederhana, namun membekas seperti lukisan yang hidup, bahkan lebih tepat cerita menjadi begitu filmis. Kepekaam pada alam kalangan Zen Budhisme yang diwarisi Kawabata tentunya tampak sekali dalam mengekspresikan alam pegunungan, manusia, dan perasaan yang rawan terhadap kesementaraan hidup. Persepsi inderawi mampu menerobos batin pengalaman tokoh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam konteks wilayah budaya yang lain, tentunya akan berbeda pula ekspresi seorang pengarang dan dalam memandang apa itu peristiwa. Peristiwa dalam benak orang modern barangkali dilihat banyak kejutan, terbelah-belah dalam sekian peristiwa, menumpuk dalam potongan-potongan. Tidak muncul impresi yang mendalam kecuali entakan-entakan psikologis yang mengenaskan para tokohnya. Kekinian para tokohnya boyak oleh sekian tragedi. Para tokoh tidak bisa mengadaptasi situasi kekiniannya sehingga ada kedamaian yang melekat di sana. Justru, para tokoh terus-menerus berkelahi dengan kekiniannya dengan harapan akan menuai kecemerlangannya dalam hidup. Kegagalan menyelesaikan masalah kekiniannya, para tokoh berkecenderungan untuk memanggil masa lampau sebagai sarana untuk berdamai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kondisi tragis semacam itulah yang menjadi dasar pembentukan peristiwa novel &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Tak Ada Santo Dari Sirkus&lt;/i&gt; karya Seno Joko Suyono.&amp;nbsp; Semenjak awal tokoh—seorang lelaki lajang—terdampar di daerah Eropa dalam rangka menjadi sukarelawan. Tempat si tokoh utama adalah kota kecil yang menurut sejarah tempat Paulus lari dari kejaran pasukan Romawi. Dengan alasan agar keyakinan para umatnya tetap kuat semenjak ia harus berlari dari satu tempat ke tempat lain, Paulus menulis surat kepada kaumnya. Kota kecil itu—tanpa disebut nama—dipenuhi artefak peninggalan para pengikut Paulus mendermakan dirinya dalam jalan suci. Mereka membuat lubang-lubang “pertapaan”, makan lumut dan minum tetes air gua. Pengikut Paulus itu menyakiti tubuhnya dengan tujuan merasakan apa yang dialami Paulus selama pengejaran pasukan Romawi. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Apa yang kemudian menjadi masalah tatkala jalinan interaksi rombongan sukarelawan dengan para penduduk buruk. Para penduduk, di satu pihak, membatasi keingintahuan para rombongan sukarelawan, sementara di pihak lain para sukarelawan ingin mengetahui bahkan terpesona masa lampau kota yang pernah ditinggali Paulus tersebut, terutama si tokoh utama. Kontradiksi ini semakin menguat tatkala sebagian rombongan—kelompok tokoh utama—ingin mengadakan pawai musik dan topeng pada saat pemindahan gereja abad pertengahan yang menjadi tujuan utama proyek sukarelawan itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Yang menjadi soal adalah keinginan berpawai topeng dari banyak sudut dunia yang mewakili beragam ekspresi rupa manusia dan ide suasana religius yang khidmat bebas dari usikan seni topeng dan musik yang dianggap menodai oleh penduduk kota kecil itu. Posisi pendatang dan sekadar sukarelawan inilah yang membikin tokoh utama dan kawannya diimpit dan didorong untuk tidak terlibat dalam prosesi pemindahan gereja tua. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Entah lantaran persis sama situasinya dengan pengalaman masa kecil tokoh utama di kota kecil di Jawa Timur, entah desakan yang bertubi-tubi dari penduduk setempat, atau lebih tepat oleh dua keadaan tersebut, bangkitlah ingatan tokoh utama yang menghampar hampir setengah isi novel ini. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tak ada istimewa dari pengalaman masa lampau tokoh utama kecuali dan penokohan yang begitu mendalam pada tokoh Pak Siul, Mat Bopong, Lancelot&amp;nbsp; dari rombongan sirkus dan kemungkinan besar tokoh Jaan dan Jaap kecil—keturunan Belanda—ternyata bagian dari kelompok yang ditimpuki oleh warga kota kecil itu. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kesan yang begitu mendalam terhadap dua peristiwa di kota kecil di bagian Eropa dan pengalaman tokoh utama dengan anggota sirkus merupakan metamorfosa yang penting. Peristiwa-peristiwa yang disusun secara berantai dalam novel ini akan memiliki makna tatkala peristiwa pada masa kini dan masa lampaunya dipandang bukan suatu kebetulan. Pun jika peristiwa ini merupakan kebetulan, tentunya kebetulan yang memberi makna. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ketersisihan tokoh Pak Siul, Mat Bopong, Lancelot dari rombongan sirkus dan ketersisihan tokoh utama bersama kawan-kawannya selama menjadi sukarelawan pemindahan gereja abad pertengahan, adalah dua hal yang memiliki kesamaan. Dalam pengertian, kesamaan untuk menjadi spiritualis dengan keingitahuannya dan keinginan berbuat kebaikan, justru membuat mereka tidak mendapat tempat dan bahkan akhirnya menemui kematian. Tokoh utama memang tidak mati, tetapi ada kawannya yang mati, beberapa dirawat, dan tokoh-tokoh yang dikagumi tokoh utama novel ini, pada akhirnya menemui kematian. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk itulah di akhir novel tokoh utama menahbiskan nama Pak Siul, Mat Bopong, dan Lancelot sebagai santo—orang suci—dengan alasan spiritualitasnya sendiri, agar teman-temannya sesama sukarelawan mendapat perlindungan. Peristiwa di kota kecil tempat pemindahan gereja abad pertengahan dan peristiwa masa kecil tokoh utama dengan sirkus keliling merupakan dua peristiwa yang mengandaikan. Peristiwa pertama bermakna lantara peristiwa kedua. Begitu pula sebaliknya. Saya kira dengan cara pembacaan seperti itulah novel &lt;i&gt;Tak Ada Santo Dari Sirkus&lt;/i&gt; bermakna: bahwa justru santo muncul dari sirkus.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Namun demikian, sepanjang kisahan novel agak tersendat-sendat lantaran kepeterpesonaan menjelaskan perihal seni, kesakitan para pengikut Paulus, kuliner, benda-benda abad pertengahan, ritual-ritual, sulapan para sirkus, dansa-dansi noni-noni Belanda, khasiat akar-akaran. Tetapi mungkin juga, hal itu sebagai penunjuk betapa banyak godaan dan kesulitan untuk mencapai status santo dalam arti sebenarnya dengan melampaui penderitaan sekaligus kebahagiaan duniawi. Saya tidak tahu persis, namun demikian silakan membaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;Peresensi: Imam Muhtarom, penulis sastra dan seni.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-2583428045275827921?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/2583428045275827921/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/10/ada-santo-dari-sirkus.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2583428045275827921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2583428045275827921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/10/ada-santo-dari-sirkus.html' title='ADA SANTO DARI SIRKUS'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-r_sp2Sg6jiw/To6TmFIZjnI/AAAAAAAAAJ4/_fvCeJg_QBU/s72-c/200320910_large2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-2304133024504958231</id><published>2011-10-07T10:10:00.002+07:00</published><updated>2011-10-12T09:12:22.954+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Resensi Buku'/><title type='text'>TEGAKNYA HUKUM DALAM PROSA KLASIK CHINA</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;Judul: Kesetiaan pada Lao Membawa Keabadian bagi Li Qing&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penerbit: Gramedia, 2011&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penyusun: Feng Menglong&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penerjemah ke Bahasa Inggris: Shuhui dan Yunqin Yan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tebal Buku: xxxii + 457 hal.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/-jLExROlC7_Q/To5sVBzElyI/AAAAAAAAAJ0/yrnEBEBS8TQ/s1600/feng+menglong.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://1.bp.blogspot.com/-jLExROlC7_Q/To5sVBzElyI/AAAAAAAAAJ0/yrnEBEBS8TQ/s320/feng+menglong.jpg" width="208" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Keadilan dan kebenaran merupakan gagasan yang usianya setua manusia. Di mana ada sejumlah manusia berada, di situlah selalu berkaitan soal keadilan dan kebenaran. Tentu saja, apa yang dimaksud dengan keadilan dan kebenaran tergantung dengan konteks di mana manusia itu berada. Setiap wilayah memiliki pandangan dan ukuran yang berbeda sesuai dengan sejarah dan kebudayaan yang menjadi anutannya. Namun demikian, keberbedaan konteks tidak membuat keadilan dan kebenaran kehilangan nilai universalitasnya. &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Rasa&lt;/i&gt; keadilan dan kebenaran selalu ada dan menjadi idaman masyarakat mana pun dan kapan pun.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Adanya unversalitas &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;rasa&lt;/i&gt; keadilan dan kebenaran inilah yang menjadikan berbagai pengalaman yang berserak di masa lampau dari wilayah yang jauh tetap relevan untuk dipelajari, misalkan China. China memiliki pengalaman yang mendalam terkait dengan soal keadilan dan kebenaran sebagaimana tertuang dalam sekian banyak prosa-prosanya. . Tidak heran China hari ini tegas dalam menerapkan sistem hukumnya.Salah satu yang menarik prosanya adalah kompilasi Feng Menglong pada masa pemerintahan Dinasti Ming yang berakhir sekitar abad 16 masehi. Dinasti Ming dianggap sebuah dinasti yang banyak menorehkan keberhasilan dalam bidang ekonomi, budaya, kesenian, keamanan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Feng Menglong sendiri adalah cendekiawan cerdas. Ia memang agak lambat dalam pencapaian karir. Ia menduduki jabatan setara bupati pada usia senjanya. Namun ia banyak meninggalkan jejak karya yang bisa dinikmati sampai sekarang, antara lain tiga jilid kumpulan kisah klasik Dinasti Ming. Salah satu jilidnya berjudul &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Kesetiaan pada Tao Membawa Keabadian Bagi Li Qing.&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Karya peninggalan Feng Menglong ini bisa dibaca sebagai dokumen sosial di China, namun juga suatu pelajaran penting akan arti keadilan, kebenaran, kesetiaan, dan spiritualitas. Memang kumpulan kisah klasik itu bukan karya Feng Menglong tetapi karya anonim yang ia sunting. Dalam kerja penyuntingan itu Feng Menglong tidak luput untuk masuk dan mencampuri jalannya cerita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam kumpulan prosa ini keadilan, kebenaran, spiritualitas menjadi tema utama. Salah satu alasan mendasarnya cerita diciptakan bukan untuk sebatas kesenangan tetapi sebagai acuan moral bagi sidang pembacanya. Karya sastra tidak dibedakan secara tegas dengan ajaran Konfucius, Tao maupun Budhis. Justru, karya sastra tidak lain kepanjangan dari dua ajaran yang lahir di China tersebut. Ciri ini tentu berbeda dengan semangat yang ada dalam sastra modern yang lebih menekankan ungkapan individu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Lantaran tujuannya mengajarkan apa yang benar dan apa yang tidak, keseluruhan kisah dalam kumpulan prosa ini adalah harapan kepada pembaca untuk hidup secara benar. Saya kira justru itulah kumpulan prosa ini relevan hadir dalam sidang pembaca di Indonesia.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dari 12 prosa yang termuat dalam kumpulan ini, tema keadilan mendapat porsi lebih dan cerita yang agak panjang. Dalam “Hanya Karena Uang Satu Ketip, Sebuah Dendam Berakhir dengan Tragedi yang Kejam”. Dari judulnya sudah tampak bahwa judulnya tidak lain peringatan. Cerita berawal dari seorang anak yang diminta ibunya membeli obat sakit perut seharga satu ketip. Bukannya sang anak ke toko tapi tergoda ajakan temannya untuk judi. Sekalipun di awal judi, di akhir ia kalah. Dari situ konflik dimulai. Si ibu membela anaknya, sementara anak yang mengajak judi juga dibela orangtuanya. Cerita ini tidak berakhir di situ tetapi melibatkan bupati, orang kaya daerah itu, pengadilan bertahun-tahun, dan berakhir dengan 13 orang mati. Si ibu yang sakit perut berakhir dengan bunuh diri lantaran si ibu dari anak yang mengajak judi membongkar perselingkuhannya. Kebetulan si suami mendengarkan dan marah. Ia diminta bunuh diri jika yakin tidak bebruat serong. Si istri akhirnya bunuh diri dan mayatnya dimanfaatkan seorang kaya licik yang kebetulan lewat sungai di mana mayat si istri ini berada. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mayatnya dijadikan bukti palsu dalam perkelahian dengan seorang kaya lain dalam soal perebutan sebidang tanah. Mulanya si kaya licik ini berhasil, tetapi berkat kejelian serta sifat keadilan dalam diri bupati, kejahatannya terbongkar. Lawannya menggunakan kelicikannya persis dengan membunuh dua orang sebagai bukti palsu bahwa si licik pertama juga membanti dua orang lainnya. Kasus tidak terbongkar beberapa tahun, tapi ada saksi yang membukanya di kemudian hari. Dua orang kaya licik ini akhirnya sama-sama dikenai hukuman mati oleh sang bupati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Dalam diri manusia terdapat potensi kejahatan yang bisa merugikan orang lain, tetapi dengan adanya bupati yang memegang teguh prinsip keadilan, kejahatan tetap mendapat hukuman setimpal. Bisa dibayangkan jika perbuatan licik dan penuh aksi suap di pengadilan tanpa kehadiran si bupati, tidak akan terungkap berbagai kejahatan tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tema keadilan ini juga kuat dalam “Hanya Karena Beberapa Renceng Uang, Gurauan Membawa pada Bencana yang Mengerikan”. Cerita ini berkisah mengenai seorang suami mengatakan pada istrinya bahwa ia baru saja mendapat uang satu kantong setelah bersepakat menggadaikan istrinya seharga 15 receng. Sesungguhnya si suami ini hendak bergurau setelah pulang dari mertuanya dan diberi modal dagang kecil-kecilan setelah usahanya selama ini tidak ada kemajuan. Rupanya candaan ini diterima si istri dengan serius dan malam itu juga ia berencana pulang ke orangtuanya agar membatalkan kesepakatan si suami. Malam itu ia tidak tidur di rumahnya lantaran kesal dan menumpang di rumah tetangga agar pagi-pagi buta bisa pulang ke orangtuanya. Kepada tetangganya ia digadaikan sebesar 15 renceng.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tak disangka malam itu ada pemuda kalah yang judi dan punya ide mendadak untuk mencuri. Ia masuk rumah yang lewat pintu yang tidak dikunci oleh si istri dan mendapati koin di kaki si suami yang tertidur. Si suami terbangun dan mengejarnya sampai dapur dan dalam keadaan gugup ia mengambil kapak pembelah kayu dan melayangkannya ke wajah si suami. Si suami mati lalu si pencuri mengambil uang 15 renceng. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tetangga si suami itu geger mendapatinya mati mengenaskan. Maka, orang kampung segera mengejar si istri yang hendak digadaikan tersebut. Orang-orang menangkap dan menemukannya tengah berjalan dengan seorang pemuda. Mereka berdua didakwa telah bersekongkol berzina, merampok, dan membunuh. Si pemuda menolak tetapi ditemukan dalam kantongnya uang sebesar 15 renceng persis jumlah uang si suami. Tanpa ampun perempuan dan lelaki itu sesuai dengan instruksi kaisar lewat residen, dihukum mati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sementara istri pertama dari suami yang mati itu pulang lantaran ke orangtuanya setelah semua tragedi tersebut dan berniat menikah setahun kemudian. Di tengah jalan di sebuha hutan mereka dirampok dan si ayah terbunuh. Si istri pertama kemudian menikah. Dalam pernikahan berttahun-tahun dalam keadaan putus asa itu dan perlahan bahagia, terungkap bahwa suami yang membunuh ayahnya adalah juga si pembunuh suaminya bertahun lampau. Kemudian ia melaporkan kepada bupati dan pengadilan membuka kasus lama. Si pembunuh ini akhirnya mendapat ganjaran hukuman mati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Selain tema keadilan, tema spiritualitas juga kuat. Contohnya “Kesetiaan pada Tao Membawa Keabadian bagi Li Qing”. Pengalaman spiritual tokoh Li Qing ini bisa kita bandingkan dengan tokoh santo di Kristiani, sufi di Islam, &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;linuwḗh&lt;/i&gt; dalam konsep Jawa. Berkat kesetiaan pada ajaran Tao, Li Qing dianugerahi oleh dewa di langit untuk kembali di dunia dengan anugerah dan berbuat baik kepada sesama manusia sampai usia sekitar 150 tahun. Ia meninggalkan kehidupan duniawi pada usia 70 tahun dan berketetapan mengabdikan di jalan Tao. Kesetiaannya didengarkan oleh langit dan ia hidup dengan kemampuan supernatural demi kemaslahatan hidup orang banyak. Salah satu bentuk supernaturalnya saat kematiannya jenazahnya ikut lenyap. Li Qing &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;muksha&lt;/i&gt;. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Ke-12 prosa dalam kumpulan ini menggunakan teknik tradisional. Jika sastra modern melepaskan kehadiran penulis dalam karyanya, prosa China klasik ini sebaliknya. Karya ini bercampur tangan dengan penulis dan si penyunting sendiri, Feng Menglong. Jika si penulis campur tangannya berupa saran moral, si penyunting hadir serupa “moderator” yang menjembatani maksud cerita, penulis, dan posisi pembaca. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Sekalipun pembaca dalam kondisi “dikendalikan”, ada kenikmatan tersendiri ketika tukang cerita ikut hadir dalam kisah. Penyunting berserta penulis ikut membantu serta memantau jalannya cerita. Cerita dengan lancarnya berjalan dengan memanfaatkan metode pararel, yaitu satu peristiwa berjalan bersamaan dengan peristiwa yang lain di waktu yang sama. Linearitas dalam sastra modern yang ditentang sastra “paskamodern” dengan konsep waktu pararel sudah ada dalam sastra China klasik. Prosa “Jalan Setapak Bercecabang” karya Jorge Louis Borges adalah salah satu bentuk bagaimana konsep pararelitas dipraktikkan.***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://indonesiaartnews.or.id/bukudetil.php?id=7"&gt;http://indonesiaartnews.or.id/bukudetil.php?id=7&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-2304133024504958231?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/2304133024504958231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/10/relevansi-prosa-klasik-china.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2304133024504958231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2304133024504958231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/10/relevansi-prosa-klasik-china.html' title='TEGAKNYA HUKUM DALAM PROSA KLASIK CHINA'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-jLExROlC7_Q/To5sVBzElyI/AAAAAAAAAJ0/yrnEBEBS8TQ/s72-c/feng+menglong.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-7501712463843971010</id><published>2011-08-18T13:09:00.000+07:00</published><updated>2011-08-18T13:09:29.498+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Mencari Islam dalam Seni Rupa</title><content type='html'>Memasuki gedung A Galeri Nasional suasananya tidak sepenuhnya menyarankan keadaan islami, sekalipun semenjak awal sudah disampaikan bahwa ini sebuah acara mengenai seni rupa Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang tertanam dalam benak setiap pengunjung mestilah sebuah situasi islami yang membedakan dengan ruang-ruang bukan islami.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, harapan itu ditantang dan pengunjung seakan diminta merumuskan kembali Islam yang selama ini hadir dalam situasi yang telah diformalkan atas nama Islam: baju koko, kopiah, gamis, sapaan berbahasa Arab, musik Timur Tengah, dan gambar maupun lukisan berbasis kaligrafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pameran ini, beda. Apa yang disebut Islam yang marak dalam kehidupan masyarakat, ditafsir ulang, bahkan diberikan tawaran baru bahwa Islam bisa bermacam rupa, namun tetap mengandung substansi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam tidak berupa rumusan formalistik dengan simbol-simbolnya yang ketat, tetapi mestinya meluas menjangkau semua sudut dan semua makhluk di semesta ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, pameran seni rupa Islam Indonesia kontemporer bertajuk “Bayang”, yang diselenggarakan alumni ITB dan Yayasan INISAF di Galeri Nasional, 27 Juli-14 Agustus 2011 adalah upaya merealisasikan pemikiran-pemikiran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran ini rupanya lebih maju beberapa langkah daripada pameran Istiqlal pada 1991-1995. Jika pada pameran tersebut hanya berkutat pada simbol-simbol konvensional yang sudah lazim dalam Islam, pameran yang dikuratori Rizki A Zaelani dan A Rikrik Kusmara ini berusaha meretas berbagai pembatasan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah kontemporer dalam pameran ini tampaknya menjadi salah satu pijakan guna memasukkan dan mengakomodasi perkembangan seni rupa kontemporer.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kontemporer menjadi bagian yang tidak terpisahkan berupa pilihan bentuk, warna, simbol yang digunakan, dan bahan yang dimanfaatkan. Kontemporer, juga berarti para perupa yang menghias sifat kontemporer seni rupa Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya Farhan Siki berjudul "God Also Loves Grafiti" tentunya menyatakan kategori tersebut. Karya berupa tulisan, insya Allah, yang dibuat sebagaimana orang membikin poster dari cat yang disemprotkan dengan huruf latin warna-warni serta bekas semprotan yang lepas dari cetakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pun urutan hurufnya tidak secara pasti membangun susunan kata tertentu. Cara pembuatan semacam ini lazim dalam pembuatan poster, yang tidak lazim susunannya tidak merangkai dalam satu kalimat bahkan kata secara spesifik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik juga memproduksi teks-teks yang terkait dengan Islam lewat huruf latin. Cara pembuatan sama sekali tidak mengubah arti, tetapi memberi persepsi lain dan tentunya memberikan intensi lain pula ketika itu terkait sesuatu yang suci dan dianggap tidak bisa diperlakukan seenaknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbeda lagi ketika karya video art yang mengisahkan perjalanan seekor kepompong hingga menjadi seekor kupu-kupu di tengah bentang cuaca hujan dan berpetir dengan latar sebuah kota dan gunung-gemunung. Selama keadaan cuaca buruk itulah proses menjadi dari kepompong hingga menjadi seekor kupu-kupu yang terbang terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Video itu kurang lebih berdurasi 10 menit. Di bagian kayunya terdapat dua kayu yang menggambarkan—entah sengaja atau tidak—dua anak berkopiah. Karya video art ini diberi judul ”Iqra! Baca! Read!”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penonton benar-benar tidak disuguhi sesuatu yang islami, kecuali sebutan iqra yang merupakan bahasa Arab dan menjadi bagian wacana Islam. Namun, justru dalam situasi inilah yang menjadi perenungan mendalam dalam bentuk lain seperti yang ditawarkan jenis seni kaligrafi yang dalam pameran ini perkembangannya terasa stagnan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, karya rupa tiga dimensi dari Yani Mariani Sastranegara berupa bongkahan seng gelap yang seolah dibelah tengah sehingga pengunjung dapat memasukkan kepalanya ke dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam terdapat bintik-bintik cahaya dari tebaran lubang-lubang yang membentuk seolah kolong langit di malam hari. Sementara itu, bagian tengah kolong terdapat besi sebesar jari warna keemasan disusun zig-zag merentang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sama sekali dalam karya ini tidak menyiratkan simbol Islam. Yang mengesan rupa miniatur semesta malam yang hening. Tiada simbol Islam yang menyerobot dalam karya ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi, kita tahu bahwa dalam kebesaran semesta malam itulah manusia terasa sekeping debu yang tak berdaya. Saya kira justru karya itu demikian islaminya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang pameran di gedung A Galeri Nasional, tampak pilihan karyanya dinamis dengan kekuatannya masing-masing. Ada patung seukuran manusia serupa Ayatolah Khoemeini duduk di karpet dengan judul "Revolusi tanpa Amerika". Kemudian lukisan gaya Rembrandt berjudul "Potret Ki Uli" karya Alinsyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karya-karya tersebut memiliki kelebihan dan semakin memadu ketika bertemu karya lainnya sehingga membangun kedinamisan ruang pameran. Terasa ada pertimbangan matang dari pihak kurator baik pilihan karya, tema, penataannya. Visi pameran ini demikian terasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keadaan ini rupanya tidak terjadi di Gedung C yang, selain ruangnya monoton berupa sekat serupa kamar-kamar, juga karyanya tampak dipilah berdasarkan kecenderungan yang sama baik bahan maupun tematik yang diusung. Sekalipun dipajang beberapa karya dengan media berbeda, tampak tidak menimbulkan saling respons yang memikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali ada unsur paksaan dalam penempatan, kualitas karya itu sendiri, dan tidak adanya tawaran kecuali verbalitas kehendak untuk bicara Islam. Ini berbeda sekali dengan atmosfer yang terbentuk di gedung A.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, pameran yang diikuti 200 karya seniman dari kota-kota di Indonesia ini, patut mendapat apresiasi. Bukan sekadar kehendak estetika saja, tetapi juga memahami berbagai aspirasi tentang Islam di pelbagai wilayah Nusantara. Sekalipun, kondisi Islam di Indonesia jauh lebih dramatis dari apa yang tersampaikan lewat pameran Bayang ini.***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Imam Muhtarom&lt;/strong&gt; &lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&amp;nbsp; &lt;br /&gt;Terbit di Harian &lt;em&gt;Sinar Harapan. &lt;/em&gt;&lt;a href="http://www.sinarharapan.co.id/content/read/mencari-islam-dalam-seni-rupa/"&gt;http://www.sinarharapan.co.id/content/read/mencari-islam-dalam-seni-rupa/&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-7501712463843971010?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/7501712463843971010/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/08/mencari-islam-dalam-seni-rupa.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/7501712463843971010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/7501712463843971010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/08/mencari-islam-dalam-seni-rupa.html' title='Mencari Islam dalam Seni Rupa'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-4059510234818178596</id><published>2011-08-15T14:29:00.000+07:00</published><updated>2011-08-15T14:29:42.851+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Surabaya Abaikan Publik Seni</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="color: #0c3d9e; font-family: tahoma;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-size: 20px;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;form id="form2" method="post" name="form2" style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;table align="left" border="0" cellpadding="1" cellspacing="0" hspace="4" vspace="4"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="color: black; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;img align="left" border="2" hspace="4" name="foto" src="http://beritajatim.com/berita/brt559591117.jpg" vspace="4" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td style="color: black; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/form&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;span style="color: red; font: normal normal normal 10px/normal tahoma;"&gt;Sabtu, 09 April 2011 14:16:15 WIB&amp;nbsp;&lt;/span&gt;Reporter : Ribut Wijoto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial, Helvetica, sans-serif; font-size: 12px;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;Surabaya (beritajatim.com) –&lt;/strong&gt;&amp;nbsp;Sebagai metropolitan, Surabaya belum hadir dalam citranya sebagai kota seni. Sebaliknya, Surabaya cenderung mengabaikan publik seni. Surabaya belum mampu memberikan sebuah pelayanan berstandar bagi masyarakat yang membutuhkan sentuhan dunia artistik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian diungkapkan oleh pemerhati seni, Imam Muhtarom, ketika berbincang dengan&amp;nbsp;&lt;em&gt;beritajatim.com&lt;/em&gt;, Sabtu (9/4/2011). “Berbeda dengan Yogyakarta, Jakarta, maupun Bandung. Di sana, masyarakat lebih mendapat pelayanan seni yang berstandar. Di Surabaya, infrastruktur itu belum ada. Bahkan, Surabaya cenderung mengabaikannya,” kata penulis buku prosa&lt;em&gt;Rumah yang Tampak Biru oleh Cahaya Bulan&lt;/em&gt;&amp;nbsp;ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dipaparkannya, salah satu pelayanan terhadap publik seni ditandai dengan adanya kegiatan yang terjadwal secara ajek. “Misalkan sebulan sekali, ada pentas drama di Taman Budaya Jawa Timur atau di kompleks Balai Pemuda. Sehingga, masyarakat punya kepastian tempat dan tanggal untuk menikmati seni,” tutur Imam yang sempat lama menjadi editor buku di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia memberikan contoh pelayanan seni di Jakarta. Di kompleks Taman Ismail Marzuki, hampir tiap malam ada pementasan seni pertunjukkan. Begitupula dengan acara sastra maupun diskusi seni. “Ada pengelolaan yang terencana di TIM. Pertunjukkan ada, diskusi ada, dan wacana maupun hiburan bisa diperoleh di sana. Begitu juga di Yogyakarta maupun Bandung. Situasi itu tidak saya temui di Surabaya,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kota Surabaya, imbuh dosen di salah satu PTS ini, memang memiliki beberapa agenda seni yang lumayan besar. Semisal Festival Seni Surabaya, Pasar Seni Lukis, Surabaya Full Music, Biennale Jatim, dan lain-lain. Hanya saja, keberadaan even tersebut belum mampu menjawab kebutuhan pelayanan seni bagi publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasannya, even bersifat tahunan. Sehingga, banyak bulan-bulan kosong maupun minggu-minggu kosong tanpa acara seni. Seyogyanya, dalam setiap minggu, masyarakat bisa disuguhi kegiatan seni. “Dalam setiap minggu dan setiap bulan, masyarakat seharusnya diberi kesempatan untuk memilih acara seni. Sedang di sini, jangankan pilihan, acara seni yang bagus pun jarang-jarang,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas, siapakah yang layak disalahkan dari problem seni di Surabaya? “Ini tanggung jawab bersama. Namun, Pemerintah yang lebih punya tanggung jawab. Saya andaikan, tanggung jawab seniman lebih pada bagaimana memproduksi karya secara bagus. Kalau seniman dituntut memikirkan penyediaan infrastuktur dan pengelolaannya, fokus dia tentu bisa pecah. Selain pemerintah, dibutuhkan pula orang yang bisa memanajeri dunia seni,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kerap kali, kata Imam, seni membutuhkan orang-orang yang tidak bergerak di produksi karya. Tetapi, orang yang konsen pada pengelolaan atau manajemen. “Saya punya seorang teman di Jakarta. Dia tidak punya basic seni. Meski begitu, dia memiliki semangat tinggi untuk mengelola kesenian. Toh akhirnya, dia berhasil. Saat ini, dia termasuk salah satu orang yang dipercaya untuk menjadi kurator di Galeri Nasional,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penggiat Forum Studi Sastra dan Seni Luar Pagar ini menengarai, seni dipahami secara kurang tepat di Surabaya. Dunia seni dianggap tidak mendatangkan profit dan sulit menyedot perhatian masyarakat luas. Dengan pemahaman yang salah tersebut, ratusan perusahaan besar yang berada di Surabaya menjadi sia-sia. Tidak dimaksimalkan untuk kerjasama membangun kesenian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Di TIM, dalam sehari, perputaran uang mencapai puluhan juta rupiah. Dalam acara-acara tertentu, masyarakat rela membeli tiket seharga Rp 750 ribu. Misalnya pada pertunjukkan&amp;nbsp;&lt;em&gt;Laskar Pelangi&lt;/em&gt;. Itu artinya, jika dikelola secara profesional, seni juga menghasilkan uang besar,” paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia akhir pembicaraan, Imam berharap kehadiran gedung baru di kompleks Balai Pemuda bisa menandai pemberian layanan seni berstandar di Surabaya. “Jangan seperti gedung utama, acara paling sering bukan pentas seni, justru resepsi pengantin. UPTD jangan hanya kejar setoran, mereka harus memaksimalkan peran kurator,” tandasnya.&amp;nbsp;&lt;strong&gt;[but]&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.beritajatim.com/detailnews.php/2/Gaya_Hidup/2011-04-09/97726/Surabaya_Abaikan_Publik_Seni"&gt;http://www.beritajatim.com/detailnews.php/2/Gaya_Hidup/2011-04-09/97726/Surabaya_Abaikan_Publik_Seni&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="-webkit-border-horizontal-spacing: 1px; -webkit-border-vertical-spacing: 1px; font-family: Tahoma, Arial, Helvetica; font-size: 11px;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-4059510234818178596?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/4059510234818178596/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/08/surabaya-abaikan-publik-seni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/4059510234818178596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/4059510234818178596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/08/surabaya-abaikan-publik-seni.html' title='Surabaya Abaikan Publik Seni'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-3257799819892801405</id><published>2011-06-16T14:59:00.000+07:00</published><updated>2011-06-16T14:59:13.693+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>The Death of Sukardal</title><content type='html'>&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: IN;"&gt;The Death of Sukardal&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Oleh Goenawan Mohamad&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Sukardal, 53, tukang becak mati gantung diri, karena becaknya pada 2 Juli 1986 disita petugas tibum. Seorang dari sekian ratus ribu yang kehilangan mata pencarian di Indonesia. Ia mati tapi tidak membisu. SUKARDAL menggantung diri pada umurnya yang ke-53.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Tukang becak tua ini kehilangan becaknya, pada 2 Juli 1986 malam, di sebuah perempatan Kota Bandung. Para petugas Tibum, sesuai dengan peraturan dan perintah atasan, menyita becak itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;“Kasihan,” kata sebagian orang. “Kok sampai begitu,” kata sebagian yang lain. “Tapi putus asa adalah dosa,” kata para pemberi petuah (dan iklan tabib). “Ekstrem,” kata seorang pejabat. “Barangkali ada pihak ketiga,” kata pejabat lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Sukardal mungkin tidak tahu siapa pihak ketiga, siapa pihak pertama, siapa pihak kedua. Ia telah mencoba berebut mempertahankan becaknya dari sitaan petugas. Ia telah diseret ke arah parit. Ia telah menendang. Ia telah diseret lagi dan dinaikkan ke mobil. Ia telah berontak dan berhasil turun dari mobil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Tapi ia melihat becaknya telah diangkut truk, ia melihat sumber hidupnya terbang, maka ia kembali meloncat ke arah mobil Tibum yang berjalan. Ia menggandul pada mobil itu, dan berteriak-teriak, “Saya mau bunuh diri …. Saya mau bunuh diri ….”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Dan benar: Sukardal kemudian menggantung diri, di sebuah pohon tanjung, di depan sebuah rumah di Jalan Ternate.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;“Kasihan,” kata sebagian orang. “Kok sampai begitu,” kata sebagian yang lain. “Tapi kami hanya menjalankan tugas,” kata para petugas Tibum. “Dan pers jangan membesar-besarkan perkara ini,” kata seorang pejabat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Apa yang besar sebenarnya? Apa yang kecil? Satu dari 18.000 becak di Kota Bandung adalah soal kecil. Seorang dari sekian ratus ribu orang yang kehilangan mata pencaharian di Indonesia kini adalah soal kecil. Lagi pula, pada saat satu Sukardal mati, di sebuah sudut, satu genius yang sama hebat dengan Habibie mungkin baru lahir di sudut tanah air yang lain. Penderitaan manusia adalah ombak yang tak bisa dielakkan dari sejarah sebuah bangsa….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Penderitaan manusia?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Beberapa saat sebelum mati, Sukardal menulis sepucuk surat wasiat. Ia bicara kepada anaknya yang sulung: “Yani, adikmu kirimkan ke Jawa, Bapak sudah tidak sanggup hidup. Mayatku supaya dikuburkan di sisi emakmu.” Dan Yani, 22 tahun, yang bersama tiga adiknya yang kecil-kecil tinggal di sebuah bilik 4 x 4 m (yang disewa), tak sanggup. Wasiat itu terlalu berat. Mengirimkan jenazah ke Majalengka dari Bandung, bagi mereka, bukan perkara kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Apa yang kecil sebenarnya? Apa yang besar?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Seorang bapak yang selama ini sendirian merawat anak-anaknya, dan jarang marah, adalah sesuatu yang besar bagi anak-anak itu. Sebuah becak yang seharga Rp 50 ribu, dan baru saja lunas dicicil, adalah sesuatu yang besar bagi keluarga itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Satu setengah meter dari pohon tempat Sukardal mati, ada tembok. Di sana tertulis (kemudian dihapus oleh petugas kepolisian): “Saya gantung diri karena becak saya dibawa anjing Tibum”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Becak saya, kata Sukardal. Ada kebanggaan memiliki. Ada rasa marah karena sebuah hak direbut. Ada makian: huruf-huruf itu memprotes dan sekaligus putus asa. Dengan kata lain, sebuah perkara besar, karena ia justru terbit pada seorang yang begitu kecil.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Orang yang kecil adalah orang yang memprotes dengan keyakinan tipis bahwa protes itu akan didengar, dan karena itu teriaknya sampai ke liang lahat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Seperti sebuah sajak, ditulis oleh seorang penduduk Chichibu, di sebelah barat Tokyo, ketika Jepang belum lagi kaya di akhir abad lalu, setelah petani-petani miskin mencoba berontak di tahun 1884 dan kalah dan terkubur:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Angin bertiup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Hujan jatuh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Anak-anak muda mati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Keluh kemiskinan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Berkibar seperti bendera . . .&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kata di nisan kami,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Yang tertimbun badai salju 1884,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Tak nampak oleh yang berkuasa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Maka di saat-saat begini&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Kami harus menjerit setinggi-tingginya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Sukardal juga sebenarnya mencoba menjerit tinggi-tinggi. “Kalau betul-betul negara hukum, Tibum harus diusut,” tulis tukang becak itu sebelum mati, pada tembok. Dia bilang, kalau betul-betul. Dia tidak bilang, karena ini negara hukum….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Sukardal meminta, dengan leher terjirat dan nyawa melesat, dan itu berarti dengan keras — karena ia sesungguhnya tidak begitu yakin.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-indent: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;Bagaimana ia bisa yakin? Ia pasti tahu ia bukan termasuk mereka yang bisa menang. Ia bahkan mungkin tak termasuk mereka yang pernah menang. Orang kecil adalah orang yang, pada akhirnya, terlalu sering kalah. Sukardal telah lewat setengah abad: sudah teramat tua untuk memilih kehidupan lain, terlampau tua untuk berontak. Tapi ia, yang tamat sekolah menengah, yang datang dari sebuah kampung di Yogya dan berdagang kecil di Jakarta, toh masih merasa perlu menuliskan pesannya. Ia mati, dan ia tidak membisu. Dan hidup kita, kata seorang arif bijaksana, terbuat dari kematian orang-orang lain yang tidak membisu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="mso-ansi-language: IN;"&gt;~Majalah &lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;Tempo&lt;/i&gt;, Edisi. 21/XIIIIII/19 - 25 Juli 1986~&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-3257799819892801405?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/3257799819892801405/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/06/death-of-sukardal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/3257799819892801405'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/3257799819892801405'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/06/death-of-sukardal.html' title='The Death of Sukardal'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-8965577886702713880</id><published>2011-05-11T11:16:00.005+07:00</published><updated>2011-06-23T10:22:21.578+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa Indonesia'/><title type='text'>Materi Kuliah Bahasa Indonesia SETELAH UTS Semester Genap 2011</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pertemuan ke-1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;TEKNIK MEMBACA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;A. Pengertian Membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l4 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Allen dan Valette (1977:249); membaca adalah proses yang berkembang. Tahap awal adalah pengenalan simbol-simbol huruf cetak yang terdapat dalam sebuah wacana. Dari membaca huruf per huruf, kata per kata, kalimat per kalimat, kemudian berlanjut dengan membaca paragraf per paragraf dan esai pendek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l4 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kustaryo (1988:2); membaca adalah suatu kombinasi dari pengenalan huruf, intelect, emosi yang dihubungkan dengan pengetahuan si pembaca untuk memahami satu pesan yang tertulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l4 level1 lfo2; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Davies (1997:1); membaca sebagai suatu proses mental (kognitif) yang di dalam proses tersebut seorang pembaca dapat mengikuti dan merespons pesan yang disampaikan oleh penulis. Kegiatan membaca adalah kegiatan bersifat aktif dan interaktif. Pembaca dengan pengetahuannya berusaha mengikuti jalan pikiran penulis, dan daya kritisnya merespons (menyetujui/menolak) ide penulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;B. Hasil Membaca:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Memunculkan inspirasi menulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Menyelami pemikiran-pemikiran baru&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Memperkaya khazanah tulisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;“Setelah membaca, langkah bijaknya adalah mencatat ide dan pemikiran tokoh (penulis) agar tidak lupa”.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;C. Teknik Membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Membaca Cepat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l3 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pembaca memahami pesan yang disampaikan penulis secara cepat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l3 level1 lfo1; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pembaca memanfaatkan teknik &lt;i&gt;skimming&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;scanning&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Membaca Kritis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembaca mampu menyerap dan memahami hal yang dibaca, sekaligus dapat memberikan tanggapan terhadapnya serta dapat mengekspresikan tanggapannya dalam bentuk lisan maupun tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Pembaca memanfaatkan teknik KWLH dan SQ3R.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;D. Teknik &lt;i&gt;skimming&lt;/i&gt; dan &lt;i&gt;scanning&lt;/i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. &lt;i&gt;Skimming&lt;/i&gt; adalah proses membaca cepat untuk mencari fakta.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Langkah-langkah:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1) Pembaca perlu pastikan dirinya tahu informasi yang diperlukan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2) Pembaca harus melihat baris demi baris, kalimat demi kalimat secara cepat;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3) Pembaca perlu mengingat dan berpikir tentang informasi yang diperlukan selama proses skimming&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;4) Pembaca perlu memperlambat proses skimming saat mendapatkan kalimat2/informasi yang dicarinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Langkah-langkah &lt;i&gt;skimming&lt;/i&gt; (Mikulecky:1990):&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1) Baca paragraf pertama dan kedua untuk mendapatkan &lt;i&gt;overview&lt;/i&gt; dari sebuah artikel;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2) Pada paragraf ketiga dan seterusnya, mulai tinggalkan bagian-bagian yang tidak diperlukan dan baca kalimat-kalimat frasa kunci untuk mendapatkan pikiran utama dan beberapa detail yang dibutuhkan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3) Baca seluruh paragraf terakhir yang biasanya merupakan rangkuman dari sebuah artikel.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. &lt;i&gt;Scanning&lt;/i&gt; adalah membaca cepat untuk mendapat pesan yang khusus, bukan untuk mendapat gambaran umum tentang keseluruhan bahan bacaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Teknik scanning, dilakukan dengan      cara menggerakkan mata dari atas ke bawah dengan cepat mengikuti halaman      muka teks yang dibaca, sambil memberi perhatian pada pesan yang dicari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Jika dalam bacaan terdapat indeks,      baik indeks subjek maupun indeks pengarang, ada baiknya scanning diawali      dari membaca indeks tersebut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Teknik Membaca KWLH&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo4; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;K (know); apa yang telah diketahui (sebelum membaca)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo4; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;W (want); apa yang ingin diketahui (sebelum membaca)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo4; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;L (learned); apa yang telah diketahui (setelah membaca)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l0 level1 lfo4; tab-stops: list .25in; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;H (how); bagaimana mendapat pesan tambahan – yang berkaitan (untuk membaca seterusnya)?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Teknik Membaca SQ3R&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo5; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;S (survey); meninjau&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo5; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Q (question); menanyakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo5; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;R (read); membaca&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo5; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;R (recite); menyatakan kembali secara lisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l5 level1 lfo5; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;R (review); membaca ulang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Survey (meninjau): langkah membaca      untuk mendapatkan gambaran keseluruhan apa yang terkandung dalam bacaan.      Perhatikan judul utama tulisan, sub-sub judul, gambar/ilustrasi, grafik,      bagian pendahuluan, bagian isi, bagian akhir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Question (pertanyaan): buat      pertanyaan sebagai panduan membaca untuk mencari jawaban dari bacaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Read (membaca): kegiatan membaca teks      secara aktif dan mencoba mendapat jawaban dari pertanyaan2 yang dibuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Recite (imbas kembali): mengingat      kembali pesan2 yang terdapat dalam bacaan. Pesan utama yang perlu diingat      adalah jawaban atas pertanyaan2 yang dibuat sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Review (baca ulang): baca kembali      bagian2 teks tertentu untuk cocokkan jawaban2 atas pertanyaan sebelumnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;“Berpikir Kritis” Moore dan Parker (1998:23)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Dengan ketetapan apakah kita menerima, menolak atau menangguhkan penilaian terhadap suatu pertanyaan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1) Apa topik utama bacaan yang Anda baca?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2) Kesimpulan apa yang diambil oleh penulis tentang topik tersebut?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3) Apakah alasan yang dikemukakan oleh penulis dapat dipercaya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;4) Apakah penulis menggunakan fakta atau opini?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;5) Apakah penulis menggunakan kata2 netral atau emosional?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTEMUAN KE-2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;KERANGKA KARANGAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l12 level1 lfo6; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kerangka Karangan (&lt;i&gt;out line&lt;/i&gt;) adalah pola urutan seluruh karangan (karya tulis) yang akan kita buat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l12 level1 lfo6; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kerangka Karangan memuat garis besar suatu karangan yang akan ditulis berupa rangkaian ide-ide yang disusun secara sistematis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l12 level1 lfo6; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kerangka Karangan berbeda dengan daftar isi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Fungsi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l2 level1 lfo7; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pembuatan kerangka karangan membantu penulis mengorganisasikan idenya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l2 level1 lfo7; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pembuatan kerangka karangan mempercepat proses penulisan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l2 level1 lfo7; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Memungkinkan kualitas bahasa yang tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tahapan dalam menyusun kerangka karangan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;a. Mencatat gagasan. Alat yang mudah digunakan adalah pohon pikiran (diagram yang menjelaskan gagasan-gagasan yang timbul).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;b. Mengatur urutan gagasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;c. Memeriksa kembali yang telah diatur dalam paragraf demi paragraf.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;d. Membuat kerangka yang terperinci dan lengkap.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Contoh Kerangka Karangan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Judul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;I. Pengantar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;A. Premis/Tesis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;B. Pernyataan perihal apa yang hendak dicapai karangan (&lt;i&gt;statement of points&lt;/i&gt;)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;II. Badan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Poin 1&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Informasi pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Informasi pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;B. Poin 2&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Informasi pendukung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Informasi pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;C. Poin 3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Informasi pendukung &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Informasi pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;III. Kesimpulan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;A. Ringkasan dari informasi pendukung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;B. Kesimpulan yang dicapai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .5in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;(Peryataan ulang premis di awal)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pengembangan Kerangka Karangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l13 level1 lfo8; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Proses pengembangan karangan tergantung pada penguasaan kita terhadap materi yang hendak ditulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l13 level1 lfo8; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Jika benar-benar memahami materi dengan baik, permasalahan dapat diangkat dengan kreatif, mengalir dan nyata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l13 level1 lfo8; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Terbukti pula kekuatan bahan materi yang kita kumpulkan dalam menyediakan wawasan untuk mengembangkan karangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l13 level1 lfo8; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Pengembangan karangan jangan sampai menumpuk dengan pokok permasalahan yang lain.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l13 level1 lfo8; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Untuk itu pengembangannya harus sistematis, dan terarah. Alur pengembangan juga harus disusun secara teliti dan cermat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTEMUAN KE-3&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;MENULIS RESENSI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l7 level1 lfo9; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Resensi adalah tulisan tentang informasi buku baru atau bentuk lain sebagai pertimbangan kelayakan bagi pembacanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l7 level1 lfo9; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(KBBI) Resensi : pertimbangan atau pembicaraan tentang buku; ulasan buku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in; mso-list: l7 level1 lfo9; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;”Suatu tulisan atau ulasan mengenai nilai sebuah hasil karya atau buku” (Keraf, 2001 : 274)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Resensi berasal dari bahasa Latin, yaitu dari kata kerja revidere atau recensere. Artinya melihat kembali, menimbang, atau menilai. Arti yang sama untuk istilah itu dalam bahasa Belanda dikenal dengan recensie, sedangkan dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah review.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Sistematika Resensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Unsur-unsur Resensi, Daniel Samad (1997: 7-8) :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. judul resensi;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. data buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. pembukaan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. tubuh resensi; dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;5. penutup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Judul Resensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; mso-list: l14 level1 lfo10; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul resensi harus menggambarkan isi buku yang diresensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; mso-list: l14 level1 lfo10; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul resensi harus jelas, singkat, padat, dan menarik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; mso-list: l14 level1 lfo10; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul resensi tidak menimbulkan salah penafsiran pembaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; mso-list: l14 level1 lfo10; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul resensi harus selaras dengan isi buku.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 27.0pt; mso-list: l14 level1 lfo10; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Penulisan judul resensi tidak harus ditetapkan lebih dulu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Data Buku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Judul buku, (bila terjemahan, tulis      juga judul asli);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pengarang, (penerjemah, untuk buku      terjemahan);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Editor, atau penyunting;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Penerbit;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tahun terbit, (beserta cetakan ke      berapa);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tebal buku, jumlah halaman;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Harga buku, (bila diperlukan);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Identitas peresensi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Pendahuluan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Perkenalan siapa pengarang, karya,      dan prestasinya;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Bandingkan dengan buku sejenis (baik      ditulis oleh pengarang sendiri maupun pengarang lain);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Memaparkan kekhasan (atau sosok      pengarang);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Keunikan buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Merumuskan tema buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Mengungkapkan kesan terhadap buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Memperkenalkan penerbit;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Mengajukan pertanyaan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Membuka dialog.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. Tubuh Resensi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Sinopsis, atau isi buku dan      kronologis;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Ulasan singkat buku dengan kutipan      secukupnya;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Keunggulan buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Kelemahan buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Rumusan kerangka buku;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tinjauan bahasa (mudah atau      berbelit-belit);&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Adanya kesalahan cetak.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;5. Penutup&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Penutup, biasanya berisi buku yang      diresensi itu penting untuk:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Siapa (segmen pembaca); dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: .25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;Mengapa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTEMUAN KE-4 DAN KE-5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;MENULIS OPINI, ESAI, DAN KOLOM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;OPINI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Opini (KBBI): pendapat, pikiran, pendirian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Artikel (KBBI): karya tulis lengkap di majalah, surat kabar, dsb atau karya tulis yang bersifat umum dan luas, bisa berupa opini atau berita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Artikel Opini adalah tulisan yang menekankan pada pendapat seorang penulis atas suatu data, fakta, dan kejadian berdasarkan analisis subjektif penulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Artikel Opini (ilmiah populer) biasa dimuat di media massa seperti koran dan majalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Panjang tulisan 4-6 halaman kwarto spasi ganda (4.500-6.000 karakter).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;ESAI&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Esai adalah sebuah komposisi prosa singkat yang mengekspresikan opini penulis tentang subjek tertentu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Esai dibagi tiga:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Pendahuluan yang berisi latar belakang informasi yang mengidentifikasi subjek bahasan dan pengantar tentang subjek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Tubuh esai menyajikan seluruh informasi tentang subjek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Konklusi yang memberikan kesimpulan dengan menyebutkan kembali ide pokok, ringkasan tubuh esai, atau menambahkan beberapa observasi tentang subjek.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Esai dibedakan jadi: &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;1) deskriptif-visualisasi; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;2) ekspositori-menjelaskan; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3) naratif-kronologis; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;4) persuasi-motivasi; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;5) dokumentatif-informasi penelitian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;KOLOM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Kolom adalah sebuah rubrik khusus di media massa cetak yang berisikan karangan atau tulisan pendek, merupakan pendapat subjektif penulisnya tentang suatu masalah (Samsul, 2003).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Panjang tulisan Kolom separuh artikel opini atau esai, gaya penulisan khas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tulisan Kolom tidak mempunyai struktur tertentu; misal ada bagian pendahuluan (lead), isi (tubuh tulisan), dan penutup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Kolom berisi langsung tubuh tulisan, judul singkat (bisa hanya satu kata).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Kiat Menulis Kolom (Yeoh,2009)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pendirian teguh dalam tulisan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pertahankan fokus tulisan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pahami pandangan yang berlawanan;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Mengaculah pada fakta;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Gunakan analogi;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Kritis;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Lakukan reportase;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Buat tulisan personal sesuai selera      lokal;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Tunjukkan hasrat pada pembaca;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Berikan solusi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Gaya Penulisan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;ul style="margin-top: 0in;" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Eksposisi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Deskripsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Narasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Argumentasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Eksposisi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Eksposisi adalah tulisan yang tujuan utamanya mengklarifikasi, menjelaskan, mendidik, atau mengevaluasi suatu persoalan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Eksposisi mengandalkan strategi pengembangan paragraf seperti dengan memberikan contoh, proses, sebab-akibat, klasifikasi, definisi, analisis, komparasi, dan kontras.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Untuk memperjelas uraian, biasanya eksposisi dapat dilengkapi dengan grafik, gambar, atau statistik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Deskripsi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Deskripsi lebih memberi gambaran verbal terhadap sesuatu yang akan ditulis, baik itu manusia, objek, penampilan, pemandangan, atau kejadian. [visualisasi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Penulisan menggambarkan suatu objek sedemikian rupa sehingga pembaca seolah-olah melihat sendiri, mengalami, dan merasakan apa yang terjadi sebagaimana dipersepsikan oleh panca indera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Narasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Narasi (bercerita), rangkaian suatu peristiwa atau kejadian secara kronologis, baik fakta maupun rekaan (fiksi).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Narasi bisa bergaya sudut pandang orang pertama sehingga terasa subjektivitas penulis, atau orang ketiga yang akan terasa sangat objektif.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. Argumentasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Argumentasi adalah tulisan yang membuktikan kebenaran atau ketidakbenaran sebuah pernyataan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Argumentasi untuk meyakinkan orang lain (pembaca) dengan disertai bukti atau alasan yang kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Argumentasi Deduktif (umum-khusus) dan Induktif (khusus-umum).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Pertimbangan yang dapat menguatkan argumentasi: 1) data empiris; 2) nalar-logika 3) nilai dan etika.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTEMUAN KE-6&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;PENULISAN BERITA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;BERITA (Menurut KBBI) berarti laporan mengenai kejadian atau peristiwa yang hangat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;BERITA adalah laporan tercepat mengenai fakta atau ide terbaru yang benar, menarik dan atau penting bagi sebagian besar khalayak, melalui media berkala seperti surat kabar, radio, televisi, atau media on-line internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="SV"&gt;NEWS&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="SV"&gt; (BERITA) mengandung kata &lt;i&gt;new&lt;/i&gt; yang berarti baru. Berita adalah sesuatu yang baru yang diketengahkan bagi khalayak pembaca atau pendengar. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Unsur fakta yang layak jadi berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Penting; kejadian yang dapat pengaruhi khalayak atau punya dampak terhadap kehidupan para pembaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Besar; kejadian yang menyangkut angka-angka berarti bagi kehidupan orang banyak atau kejadian yang dapat berakibat dijumlahkan dalam rangka menarik buat pembaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Waktu; kejadian menyangkut hal-hal yang baru terjadi atau baru ditemukan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. Dekat; kejadian yang dekat bagi pembaca. Kedekatan ini bisa bersipat geografis ataupun emosional.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;5. Populer/luar biasa; menyangkut hal-hal yang terkenal atau sangat terkenal oleh pambaca.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;6. Manusiawi; kejadian yang memberikan sentuhan perasaan bagi para pembaca, kejadian yang menyangkut orang biasa dalam situasi luar biasa atau orang besar dalam situasi biasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Jenis-Jenis Berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. &lt;i&gt;Straight news&lt;/i&gt;: berita langsung, apa adanya, ditulis secara singkat dan lugas. &lt;i&gt;Straight news&lt;/i&gt; ada 2 jenis:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;a. &lt;i&gt;Hard news&lt;/i&gt;: yakni berita yang memiliki nilai lebih dari segi aktualitas dan kepentingan atau amat penting segera diketahui pembaca. Berisi informasi peristiwa khusus (&lt;i&gt;special event&lt;/i&gt;) yang terjadi secara tiba-tiba.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;b. &lt;i&gt;Soft news&lt;/i&gt;, nilai beritanya di bawah hard news dan lebih merupakan berita pendukung.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. &lt;i&gt;Depth news&lt;/i&gt;: berita mendalam, dikembangkan dengan pendalaman hal-hal yang ada di bawah suatu permukaan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. &lt;i&gt;Investigation news&lt;/i&gt;: berita yang dikembangkan berdasarkan penelitian atau penyelidikan dari berbagai sumber.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. &lt;i&gt;Interpretative news&lt;/i&gt;: berita yang dikembangkan dengan pendapat atau penelitian penulisnya/reporter.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;5. &lt;i&gt;Opinion news&lt;/i&gt;: berita mengenai pendapat seseorang, biasanya pendapat para cendekiawan, sarjana, ahli, atau pejabat, mengenai suatu hal, peristiwa, kondisi poleksosbudhankam, dan sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Bagian-bagian Berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. &lt;i&gt;Headline&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;• Biasa disebut judul. Sering juga dilengkapi dengan anak judul. Ia berguna untuk: (1) menolong pembaca agar segera mengetahui peristiwa yang akan diberitakan; (2) menonjolkan satu berita dengan dukungan teknik grafika.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. &lt;i&gt;Dateline&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;• Terdiri atas nama media massa, tempat kejadian dan tanggal kejadian. Tujuannya adalah untuk menunjukkan tempat kejadian dan inisial media.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. &lt;i&gt;Lead&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;• Lazim disebut teras berita. Biasanya ditulis pada paragraf pertama sebuah berita. Ia merupakan unsur yang paling penting dari sebuah berita, yang menentukan apakah isi berita akan dibaca atau tidak. Ia merupakan sari pati sebuah berita, yang melukiskan seluruh berita secara singkat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. &lt;i&gt;Body&lt;/i&gt;.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;• Atau tubuh berita. Isinya menceritakan peristiwa yang dilaporkan dengan bahasa yang singkat, padat, dan jelas. Dengan demikian body merupakan perkembangan berita.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Unsur-unsur Berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Berita Harus terdapat 5W + 1H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;(1) &lt;i&gt;What&lt;/i&gt; - apa yang terjadi di dalam suatu peristiwa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;(2) &lt;i&gt;Who&lt;/i&gt; - siapa yang terlibat di dalamnya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;(3) &lt;i&gt;Where&lt;/i&gt; - di mana terjadinya peristiwa itu?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;(4) &lt;i&gt;When&lt;/i&gt; - kapan terjadinya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;(5) &lt;i&gt;Why&lt;/i&gt; - mengapa peristiwa itu terjadi?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;(6) &lt;i&gt;How&lt;/i&gt; - bagaimana terjadinya?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;(7) &lt;i&gt;What next&lt;/i&gt; - terus bagaimana? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Teknik Penulisan Berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;Piramida Terbalik Penulisan Berita&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;W&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; H&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; A&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; T&amp;nbsp; ==&amp;gt; APA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp; W&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; H&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; O&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ==&amp;gt; SIAPA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; W&amp;nbsp; H E&amp;nbsp;&amp;nbsp; R E&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ==&amp;gt; DIMANA &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; W&amp;nbsp; H E N&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ==&amp;gt; KAPAN&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IT" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; W H Y&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ==&amp;gt; KENAPA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IT"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;HOW&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; ==&amp;gt; BAGAIMANA&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTEMUAN KE-7&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;SEMUA ORANG BERBAKAT MENULIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;“ Yang mungkin diperlukan bukanlah suatu ‘bakat’ istimewa, tetapi lebih pada keinginan dan minat yang besar untuk mau belajar, membangun kebiasaan menuangkan gagasan lewat tulisan”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Andrias Harefa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;(penulis buku-buku best seller)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;PERTANYAAN UMUM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Mahasiswa, praktisi-profesional, kalangan pejabat, semua ‘mengeluh’ kesulitan untuk mengungkpan gagasan lewat tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Semua mengaku banyak sekali ide atau gagasan yang ingin disampaikan dalam tulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;ALASAN TIDAK MENULIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Tidak punya waktu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Tidak tahu memulai menulis dari mana &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Tidak percaya diri &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Memvonis diri sendiri tidak berbakat menulis &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;FAKTA KEMAMPUAN MENULIS&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Dari pengalaman saya sendiri – rekan2 penulis, bahwa untuk bisa menjadi seorang penulis yang dibutuhkan hanya kemauan yang kuat dan keberanian, termasuk berani ‘salah’. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Kecuali kitab suci (*Al-Quran), tidak ada tulisan (buku) yang sempurna atau paripurna. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;Hal penting untuk menjadi PENULIS &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;(Peter Henshall dan David Ingram dalam &lt;i&gt;The News Manual&lt;/i&gt;);&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;1. Mempunyai ketertarikan pada keadaan sekelilingnya;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;2. Mencintai bahasa; karena bahasa faktor penting dalam menulis;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;3. Dapat dipercaya; berdasar kebenaran, akurat dan objektif;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;4. Kritis, tidak mudah percaya pada informasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;5. Gigih, dan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;6. Bersahabat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;Modal Sosial Penulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Mempunyai ‘kepekaan’ dan ‘sikap kritis’ berhadapan dengan ‘teks kehidupan’.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="ES" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Teks Kehidupan itu, bersifat 1) tertulis (buku, majalah, Koran, internet, dsb), 2) tidak tertulis (fakta-fakta, peristiwa atau fenomena) yang kita lihat, kita dengar, kita rasakan, dsb.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;► Rajin membaca memberikan pengayaan informasi, wawasan yang luas dan referensi berkaitan dengan apa yang kita tulis&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV" style="background-color: black; color: white;"&gt;MENGGALI GAGASAN/IDE&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;i&gt;What the Dog Saw&lt;/i&gt;– karya Malcolm Gladwell.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;i&gt;Mengarang Itu Gampang&lt;/i&gt;– karya Arswendo Atmowiloto&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;Dst.&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;A.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;1. Pengertian Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Makalah adalah suatu karya tulis ilmiah mahasiswa mengenai suatu topik tertentu yang tercakup dalam ruang lingkup suatu perkuliahan. Makalah ini umumnya merupakan salah satu syarat menyelesaikan suatu perkuliahan, baik berupa kajian pustaka maupun hasil kegiatan perkuliahan lapangan.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;2. Karakteristik Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;Makalah mahasiswa yang dimaksudkan dalam hal ini memiliki karakteristik sebagai berikut:&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a. Diangkat dari suatu kajian literatur dan atau laporan pelaksanaan kegiatan lapangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b. Ruang lingkup makalah berkisar pada cakupan permasalahan dalam suatu mata kuliah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;c. Memperlihatkan kemampuan mahasiswa tentang permasalahan teoritis yang dikaji atau dalam menerapkan suatu prosedur, prinsip atau teori yang berhubungan dengan perkuliahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;d. Memperlihatkan kemampuan para mahasiswa dalam memahami isi dari sumber-sumber yang digunakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;e. Menunjukkan kemampuan mahaiswa dalam merangkai berbagai sumber informasi sebagai satu kesatuan sintesis yang utuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;3. Sistematika Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Secara garis besar makalah yang ditulis mahasiswa terdiri dari tiga bagian pokok sebagai berikut :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a.Pendahuluan, memuat tentang persoalan yang akan dibahas antara lain meliputi latar belakang masalah, fokus dan rumusan masalah, prosedur pemecahan masalah dan sistematika uraiannya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Isi, yakni bagian yang memuat tentang kemampuan penulis dalam mendemonstrasikan kemampuannya untuk menjawab persoalan atau masalah yang dibahasnya. Pada bagian isi boleh terdiri dari lebih satu bagian sesuai dengan permasalahan yang dikaji.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;c.&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kesimpulan, yakni bagian yang memuat pemaknaan dari penulis terhadap diskusi atau pembahasan masalah berdasarkan kriteria dan sumber-sumber literatur atau data lapangan. Kesimpulan ini mengacu kepada hasil pembahasan permasalahan dan bukan merupakan ringkasan dari isi makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;B.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Langkah-langkah Penulisan Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Dalam&amp;nbsp;pembuatan/menyusun&amp;nbsp;makalah,&amp;nbsp;perlu&amp;nbsp;diperhatikan langkah-langkah&amp;nbsp;sebagai&amp;nbsp;berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Mempelajari/menganalisa topik yang akan ditulis.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Menyusun pola pikir, meliputi:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a)&amp;nbsp;Pokok masalah dalam topik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b)&amp;nbsp;Menentukan tujuan dan ruang lingkup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Pengumpulan bahan-bahan materi (referensi)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Menulis/menyusun makalah dituntut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a.&amp;nbsp;Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b.&amp;nbsp;Susunan kalimat yang mudah dipahami.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;c. Rangkaian uraian yang berkaitan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;d. Singkat, padat, tegas, dan jelas dalam uraian.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;e. Menulis/menyusun&amp;nbsp;makalah&amp;nbsp;secara&amp;nbsp;“tidak&amp;nbsp;bombastis”, banyak atau&amp;nbsp;panjang&amp;nbsp;kalimatnya tanpa isi yang jelas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;C.&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Sistematika Penulisan Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Untuk&amp;nbsp;mendukung&amp;nbsp;terhadap&amp;nbsp;penyusunan&amp;nbsp;makalah&amp;nbsp;yang baik, makalah hendaknya disesuaikan dengan sistematika sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;1)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Lembar Judul, memuat:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a) Judul Makalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b) Nama, NIM&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;c) Nama dan Tempat Perguruan Tinggi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;d) Tahun&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;2)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Kata Pengantar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;3)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Daftar Isi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;4)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Daftar Gambar(jika ada)&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;5)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;Daftar Tabel (jika ada)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;6) Batang Tubuh Makalah&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;, terdiri dari :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;a) Pendahuluan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Pendahuluan&amp;nbsp;berisi&amp;nbsp;pengantar&amp;nbsp;ke&amp;nbsp;permasalahan&amp;nbsp;pokok&amp;nbsp;yang memberikan gambaran tentang batasan dan tujuan penulisan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Isi pendahuluan + 15 %.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Bab ini dibagi dalam 3 Sub Bab sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(1) Latar Belakang&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Memberikan&amp;nbsp;penjelasan&amp;nbsp;tentang&amp;nbsp;manfaat/pentingnya timbulnya&amp;nbsp;Judul/Topik untuk dibahas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(2) Ruang Lingkup&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Memberikan&amp;nbsp;penjelasan&amp;nbsp;tentang&amp;nbsp;ruang&amp;nbsp;lingkup permasalahan yang&amp;nbsp;menjadi&amp;nbsp;batasan pembahasan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(3) Maksud dan Tujuan Penulisan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Memberikan&amp;nbsp;penjelasan&amp;nbsp;tentang&amp;nbsp;maksud&amp;nbsp;penulisanmakalah dan&amp;nbsp;tujuan&amp;nbsp;berisi tentang hal&amp;nbsp;yang diinginkan&amp;nbsp;pada penulisan makalah, sesuai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;&amp;nbsp;dengan konteks permasalahan yang akan dibahas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;b) Pembahasan&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(ditulis topiknya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Pembahasan&amp;nbsp;merupakan&amp;nbsp;isi&amp;nbsp;dari&amp;nbsp;makalah,&amp;nbsp;berupa&amp;nbsp;uraian&amp;nbsp;yang relevan&amp;nbsp;dengan ruang lingkup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Isi pembahasan + 75%, dengan pembagian meliputi :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;(1) Uraian yang membahas pemecahan masalah sesuai dengan lsi topik.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;(2)&amp;nbsp;Dalam menguraikan pembahasan ini dapat menggunakan bahan referensi&amp;nbsp;yang resmi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;(3)&amp;nbsp;Bila mungkin dapat memuat faktor-faktor penentu (faktor pendukung dan f aktor penghambat).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;(4)&amp;nbsp;Pada dasarnya uraian tersebut adalah untuk menjawab permasalahan dengan alternatif&amp;nbsp;pemecahan masalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;c) Penutup&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Pada&amp;nbsp;bab&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;terakhir&amp;nbsp;ini&amp;nbsp;berisi&amp;nbsp;tentang&amp;nbsp;kesimpulan&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;saran yang&amp;nbsp;pada dasarnya&amp;nbsp;merupakan&amp;nbsp;penegasan&amp;nbsp;inti&amp;nbsp;makalah&amp;nbsp;yang dirumuskan&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;jelas, singkat, dan tegas.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Isi penutup&amp;nbsp;+ 10%.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(1) Kesimpulan&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Berisi&amp;nbsp;jawaban&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;permasalahan&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;bentuk&amp;nbsp;resume atau ikhtisar&amp;nbsp;dari permasalahan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;(2) Saran&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Saran&amp;nbsp;yang dimaksud&amp;nbsp;di sini, merupakan usul atau pendapat dari penulis&amp;nbsp;yang mengacu pada materi pembahasan. Hendaknya dikemukakan secara jelas dan kemungkinan dapat dilaksanakan.&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;d) Daftar Pustaka&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Merupakan&amp;nbsp;acuan&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;penulisan makalah baik dari&amp;nbsp;buku, surat kabar,&amp;nbsp;internet, dan sumber tertulis lainnya.&lt;i&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Contoh penulisan daftar pustaka :&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Sunarto,&amp;nbsp;&lt;i&gt;Perpajakan&lt;/i&gt;, BPFE Universitas Taman Siswa Yogyakarta dan Air printing, Yogyakarta: 2OO2.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;e) Lampiran-lampiran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;D. Teknik Penomoran&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Teknik&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;digunakan&amp;nbsp;dalam&amp;nbsp;penomoran&amp;nbsp;bab&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;bagian-bagiannya adalah&amp;nbsp;sebagai berikut:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;I&amp;nbsp;_______________________&amp;nbsp;(Bab)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;A&amp;nbsp;_________________&amp;nbsp;(Judul)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;1.&amp;nbsp;___________________&amp;nbsp;(Sub Judul )&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;a.&amp;nbsp;__________&amp;nbsp;(Sub SubJudul)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;1)&amp;nbsp;___________&amp;nbsp;(dst)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;span lang="IN"&gt;a)&amp;nbsp;__________&amp;nbsp;(dst)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Teknik Kutipan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Kutipan berfungsi sebagai pendukung penulisan makalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;1)&amp;nbsp;Kutipan&amp;nbsp;Tidak&amp;nbsp;Langsung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;adalah&amp;nbsp;kutipan&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;mengambil&amp;nbsp;pendapa/uraian&amp;nbsp;dari buku/sumber lain yang penyajiannya dengan bahasan sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Contoh: Sehingga&amp;nbsp;ada&amp;nbsp;3&amp;nbsp;kategori pemba-gian&amp;nbsp;barang&amp;nbsp;dan&amp;nbsp;jasa&amp;nbsp;menurut hubu-ngannya,&amp;nbsp;yaitu barang komplementer, barang subtitusi, dan barang bebas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;2)&amp;nbsp;Kutipan&amp;nbsp;Langsung&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;Yang dimaksud kutipan langsung adalah&amp;nbsp;kutipan&amp;nbsp;dari&amp;nbsp;buku&amp;nbsp;atau&amp;nbsp;tulisan yang&amp;nbsp;harus&amp;nbsp;sama&amp;nbsp;dengan aslinya baik dengan susunan kata-katanya maupun tanda bacanya. Kutipan&amp;nbsp;yang&amp;nbsp;panjangnya 5&amp;nbsp;(lima)&amp;nbsp;baris&amp;nbsp;atau lebih, diketik berspasi 1&amp;nbsp;(satu)&amp;nbsp;dengan mengosongkan&amp;nbsp;lima&amp;nbsp;ketik&amp;nbsp;dari garis&amp;nbsp;batas/margin&amp;nbsp;sebelah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;kiri&amp;nbsp;dengan&amp;nbsp;tidak&amp;nbsp;diberi tanda kutip.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;E. Format Ukuran Kertas&amp;nbsp;dan Sampul&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;a. Kertas : A4 80 gram&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;b. Sampul : Kertas Buffalo warna Kuning&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;c. Font : Times New Roman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;d. Size : 12&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;e. Spasi : 1,5&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;f. Margin&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;- Atas : 4 cm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;- Kiri : 4 cm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;- Bawah : 3 cm&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;- Kanan : 3 cm&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;g. Makalah ditulis minimal 10&amp;nbsp;halaman&amp;nbsp;belum&amp;nbsp;termasuk halaman Judul, Lampiran, dan Daftar Pustaka.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;h. Nomor Halaman&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;-&amp;nbsp;Letak di kanan atas&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white;"&gt;-&amp;nbsp;Angka i,ii,iii,dst. Mulai dari kata pengantar sampai&amp;nbsp;dengan sebelum Bab Pendahuluan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;-&amp;nbsp;Angka 1,2,dst. Mulai dari Pendahuluan sampai dengan akhir&lt;/span&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: white;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="background-color: black;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-8965577886702713880?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/8965577886702713880/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/05/materi-kuliah-bahasa-indonesia-setelah.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8965577886702713880'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/8965577886702713880'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/05/materi-kuliah-bahasa-indonesia-setelah.html' title='Materi Kuliah Bahasa Indonesia SETELAH UTS Semester Genap 2011'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-5444398275110250337</id><published>2011-05-04T13:55:00.005+07:00</published><updated>2011-05-10T09:27:30.802+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>KOTA, CITRA, DAN FESTIVAL SENI</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;oleh Imam Muhtarom&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Kelanggengan sebuah kota adalah suplai berbagai barang yang tidak dimilikinya dan tuntutan akan adanya sebuah sistem yang memungkinkan terpenuhinya beragam kebutuhan tersebut. Gagasan mengelola sama pentingnya dengan mendatangkan berbagai barang. Gagasan mengelola ini semakin hari kian canggih bukan saja pada kecukupannya, tetapi juga perluasan yang semakin spesifik di kemudian hari. Kota, terutama kota besar di abad 21, mencakup terpenuhinya makan siang di sebuah depot kecil hingga pasokan informasi secepat kedipan mata.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Kota di abad 21 memiliki kompleksitas yang luar biasa sebab telah berlipat hingga barangkali ribuan kali kebutuhan para penghuni kota, juga kota hari ini terkoneksi secara erat dengan kota-kota lainnya. Hal ini secara langsung memberi kenyamanan sekaligus keyakinan kepada penghuni maupun calon penghuni bahwa sebuah kota lebih memberikan masa depan dibanding dengan kota lainnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Sikap hidup mengedepankan efisiensi dalam segala lini kehidupan, adalah sesuatu yang lazim dalam kehidupan kota. Kelaziman ini lantaran adanya kota sendiri terbangun oleh alasan-alasan yang memang ekonomis. Sikap tergesa ketika jalan kaki, jarang bersapa akrab, penuh perhitungan, adalah sikap yang memiliki alasan di baliknya sekalipun orang itu sendiri tidak tahu kenapa mereka memiliki sikap semacam itu. Perhitungan dan tata ekonomi yang pada awalnya menjawab kebutuhan yang sifatnya fisik, pada akhirnya—dan ini tidak bisa ditolak—merasuk menjadi bagian yang melekat dalam alam pikiran para penghuni kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Kecenderungan maraknya kehidupan malam pada setiap kota, tidak lain sebuah sikap kompensasi dari kehidupan yang dipenuhi sikap ekonomis tadi. Kehidupan malam yang didasari sikap penuh kesantaian, menghamburkan demi mengejar kesenangan, mabuk duniawi, bertolak belakang dengan kehidupan siang hari di kota. Kecenderungan ini kian hari kian meningkat pada setiap kota. Bentuk dan sikap kompensasi atas semangat efisiensi ini tidak melulu kehidupan malam tetapi juga sikap konsumerisme dengan padatnya pengunjung mall maupun supermarket.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;&amp;nbsp;Intinya, seefisien apa pun semangat yang menjalari sebuah kota, akan selalu muncul perilaku yang cenderung berlawanan. Ironisnya, segala bentuk perlawanan dari semangat efisiensi ini telah diakomodasi dengan jitu oleh kalangan bisnis. Orang bisa meluapkan segela kejenuhan akan kekakuan sistem yang dianggap membatasi dalam bentuk&amp;nbsp; belanja sebanyak-banyaknya, membeli karya seni yang harganya menjulang hingga tidak masuk diakal, atau ikut perkumpulan sekte, perilaku seks bebas, dan lain sebagainya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Karena itu, letupan “primitif” yang tersembunyi dalam diri manusia ini, seharusnya dipahami oleh mereka yang langsung menjadi bagian penentu perencanaan sebuah kota. Jika pelepasan hanya diserahkan pada konsumerisme, hal itu akan mengukuhkan hasrat materialisme yang sebenarnya secara tidak sadar hendak ditolak lewat serangkaian perilaku “menyimpang”. Pada titik inilah seni dan festival di kota relevan untuk dibicarakan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Perhelatan seni, katakanlah festival seni, hendaknya ingin menjawab kebutuhan non-materiil para penghuni kotanya. Namun kebutuhan yang dimaksud selalu mempertimbangkan kota itu sendiri sebagai masalah yang hendak direfleksikan. Non-materiil yang dimaksud bukan sebuah pengalaman spiritual dunia antah berantah, tetapi pengalaman yang nyata dari kota itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Jika setiap harinya para penghuni kota selalu dijejali gambar-gambar iklan di sepanjang jalan-jalan kota, di layar ponselnya, di layar TV di kamar tidurnya, dan disisipkan di halaman e-mailnya, hendaknya pameran seni visual dalam sebuah festival di kota mempertimbangkan semua itu. Tidak lantas mengangkat gambar tarian klasik yang tidak pernah dilihatnya kecuali pada acara resmi kantor pemerintahan.&amp;nbsp; Mempertimbangkan bagaimana para penghuni kota menggunakan perangkat teknologi dalam menyelesaikan tugas-tugas kesehariannya. Perihal teknologi semacam ini bisa menjadi materi dalam menggali ide dan menunjang kreativitas dalam berseni. Atau, bagaimana kota telah menjadi sistem yang tertutup dan ada segelintir orang seperti kalangan seni untuk menerobosnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Barangkali gerak tubuh masyarakat kota yang begitu seragam dalam caranya melangkahkan kaki yang tergesa, tatapan curiga, acuh tak acuh di jalanan ataupun di plasa sebuah mall bisa menjadi bagian kreativitas tari. Tubuh-tubuh para pedagang kaki lima yang kalah di sepanjang trotoar oleh pasukan satpol PP. Begitu juga teater. Sebuah pertunjukan teater dalam konteks festival seni di kota tidak lain menjawab kegelisahan para penghuni kota berhadapan dengan ruangnya publik yang semakin tidak terurus dan ditindih oleh ruang-ruang yang hanya didasarkan pada perhitungan-perhitungan ekonomis. Atau, mengangkat kondisi interaksi antaretnis di kota tersebut. Atau, menggarap mengenai hal-hal imajiner dari para penghuni kota yang belum tercapai dikota terebut. Katakanlah masa depan apa yang hendak dicapai hidup mereka di masa anak dan cucu mereka. Dan seterusnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Hal-hal semacam ini bisa dikembangkan dan mencakup kondisi sosial riil kota tersebut. Sebuah festival seni yang mengatasnamakan kota sebagai bagian dirinya tentu meletakkan kota itu sebagai bagian kreativitasnya. Alasan semacam ini sesungguhnya ingin menjawab festival bukan arena pertunjukan karya seni berkualitas belaka, tetapi festival bagian dari publik yang dalam hal ini masyarakat kota itu sendiri. Dengan mengetahui masalah-masalah umum dan khusus di kota sebagai materi yang diangkat dalam karya seni di festival sebuah kota, tentu ini bagian strategi komunikasi karya di luar aspek formal karya itu. Karya seni dalam festival mengangkat kembali permasalahan kota lewat karya-karya dalam perhelatan dan pada saat yang sama mengembalikannya ke publik kota itu sendiri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Selanjutnya, apakah kemudian dikerjakan oleh seniman dari kota itu atau dari kota lain, ini masalah tersendiri. Tentunya seniman yang memiliki kualitas dalam karya dan mampu merepresentasikan kembali gagasan yang disodorkan pada mereka yang terlibat. Atau, mengundang seniman yang memiliki&amp;nbsp; kegelisahan yang secara tematik tak beda dengan kota itu. Seniman bisa siapa saja, tetapi pengikatnya adalah tema dan pengalaman kota itu sendiri baik masa yang lalu, sekarang, dan masa depannya. Dengan demikian, pengunjung dari kota itu akan mengalami situasi berkarya yang latar belakangnya sama dengan kehidupan yang mereka alami di kotanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Untuk tetap bisa mempertimbangkan konteks kotanya, sebuah festival harus menunjuk kurator pada setiap jenis seni yang ditampilkannya memahami tujuan festival semacam ini. Seorang kurator mengerti konteks di mana festival diadakan dan karya dari seniman mana yang layak untuk tampil dalam perhelatan seperti itu. Memahami konteks tetapi tidak memahami karya dari seniman mana yang layak tampil dalam festival itu, berujung tidak menentunya kualitas karya. Sementara kurator yang hanya tahu karya seniman mana yang layak tampil tapi kedodoran dalam pemahaman konteksnya, adalah sebuah pementasan yang tidak nyambung dan tidak relevan dengan situasi di mana ia pentas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Adanya pemahaman konteks dan mengetahui karya dari seniman mana yang layak pentas dalam sebuah festival seni di kota, akan menjawab tiga nilai sebuah seni dalam kaitannya dengan kota, yakni adanya nilai immateriil, daya tawar identitas, sekaligus masa depan kota itu sendiri. Karya seni—teater, tari, rupa, musik, sastra—yang bagus dan relevan dengan kota itu berarti menyuguhkan karya yang menjadi pembanding berupa ekspresi seni mengenai suatu hal tentang kota itu. Karya seni itu menampilkan realitas yang telah dialami dalam medium lain dan dalam karya itu terdapat pengalaman yang telah lalu, masih berjalan atau yang berpotensi muncul mendapat subversi lewat karya seni. Pengalaman yang intens dalam pergulatan berhadapan dengan seni diharapkan menjadi pengalaman lain yang immaterial dan memberi sentuhan lain laiknya pengalaman spiritual yang tidak mesti datang sekali dalam setahun kepada penghuni kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Selanjutnya, adanya identitas yang akan terus dikukuhkan bila festival seni di kota mempertimbangkan aspek konteks dan karya dari seniman mana yang layak pentas. Kepedulian akan konteks dalam sebuah karya-karya seni bagus, tentunya akan menjadi acuan baik di kalangan pelaku seni maupun masyarakat pecinta seni. Pada akhirnya, festival dan kota sebagai penyelenggaranya akan menjadi ikon yang tak bisa dielakkan. Bukan sekadar seni tetapi kesan (citra) tertentu yang membedakan dengan kota lain. Sebuah kota yang dengan sengaja menentukan sendiri selera seninya, secara tidak langsung menentukan sendiri laju kotanya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Terakhir masa depan kota itu sendiri. Keseimbangan kebutuhan material dan nonmaterial telah menjadi pertimbangan banyak kota, terutama di Barat. Pementasan seni telah dikemas sedemikian rupa baik out door maupun in door dan masyarakat kota itu sebagai audiennya. Artinya, sebagaimana juga masyarakat tradisional kita dulu, seni diperlakukan sebagai sarana perawat sesuatu yang berjiwa, menghayat, dan menyehatkan mental mereka. Fungsi penyeimbang karya seni ini bagi penghuni kota berarti juga menjaga akal sehat masyarakat dan tidak hilang dalam materialisme. Terjaganya akal sehat secara tidak langsung terjaganya harapan akan masa depan kota itu.***&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Imam Muhtarom, anggota Forum Studi Sastra Seni Luar Pagar (FS3LP), Surabaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Terbit di Majalah Kidung, Dewan Kesenian Jatim edisi 20, 2011.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-5444398275110250337?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/5444398275110250337/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/05/kota-citra-dan-festival-seni.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/5444398275110250337'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/5444398275110250337'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/05/kota-citra-dan-festival-seni.html' title='KOTA, CITRA, DAN FESTIVAL SENI'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-2344268422564621798</id><published>2011-04-30T09:45:00.015+07:00</published><updated>2011-05-10T15:44:27.081+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Esai'/><title type='text'>Hasrat, Kota, dan Sustainable of Arts</title><content type='html'>&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;oleh Imam Muhtarom*)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Hari ini hasrat sudah menjadi penjelas apakah suatu kondisi perekonomian pada teritorial tertentu disebut memiliki prospek atau tidak. Tatkala permintaan akan suatu barang demikian tinggi, secara ekonomi akan dijawab sebagai sebuah indikator yang bagus. Begitu pun sebaliknya. Persoalan dasarnya, apakah barang yang dikonsumsi itu berguna atau sekadar pemuas hasrat belaka?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Tentu, ekonom tidak berurusan dengan pertanyaan semacam itu. Namun, pertanyaan itu menjadi penting ketika seseorang begitu tergantung pada jenis merek minuman tertentu, merek pakaian tertentu, jenis shampo tertentu, tas produk negeri tertentu. Gaya hidup menjadi lebih penting dari hidup itu sendiri. Gaya hidup ini tidak hanya milik golongan tertentu, namun telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari manusia kota. Perbedaannya hanya pada bentuk pemuasannya, bukan pada intensitasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-family: Verdana; font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://2.bp.blogspot.com/-ysEcGq17EgM/Tbt7gEpYjGI/AAAAAAAAAJo/gZP8uhsAxKo/s400/Tisna+Sanjaya.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="400" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Karya Tisna  Sanjaya yang didisplai dalam pameran seni rupa "Sin City" di Galeri  Nasional Indonesia, awal hingga pertengahan April lalu. (foto: imam  muhtarom)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/-ysEcGq17EgM/Tbt7gEpYjGI/AAAAAAAAAJo/gZP8uhsAxKo/s1600/Tisna+Sanjaya.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 13.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Apa yang terabaikan dari praktik konsumerisme ini adalah berapa banyak sumber daya alam yang disedot untuk hasrat yang tak akan terpuaskan ini? Sesungguhnya, sebagian besar temuan di bidang industri dan teknologi canggih dari sarjana-sarjana unggul, hanya untuk menjawab atas tidak terjawabnya pertanyaan: sejauh apa hasrat bisa terpuaskan?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Seni rupa semenjak 1990-an sudah menjawab teka-teki hasrat ini lewat karya Takashi Murakami atau Jeff Koons. Karya-karya mereka merepresentasikan kecenderungan budaya konsumerisme dunia saat ini lewat bentuk-bentuk karya 3 dimensi maupun 2 dimensi yang komikal dan seakan tiada peduli untuk apa sebuah karya seni rupa diciptakan. Sifat kontemporer dari karya-karya mereka tidak lain dari moda konsumerisme yang tidak berujung sebagai penanda kemenangan kapitalisme setelah berakhirnya komunisme bersamaan dengan jatuhnya Uni Soviet pada 1989.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Namun, kesadaran akan terbatasnya sekaligus risiko kehancuran bumi, memberikan gagasan kuat akan pentingnya keberlanjutan. Keberlanjutan kehidupan tidak terjawab hanya ketika seseorang membuang sampah di tempat sampah atau lebih menggunakan angkutan umum daripada angkutan pribadi. Keberlanjutan kehidupan selain tecermin lewat perilaku, ia juga hasil dari suatu rumusan yang menjalar dalam semua aspek kehidupan. Gagasan keberlanjutan dalam seni (sustainable of arts) tidak lain reaksi atas karakter merusak yang dibawa oleh modernisme.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Kegelisahan atas karakter merusak ini tampak jelas dari karya instalasi Tisna Sanjaya, “Panen Plastik dan Beras”. Karya ini tidak indah, bahkan bisa dibilang buruk jika keindahan itu berarti kecemerlangan bentuk, rapi dari sisi penggarapan, bahan yang bagus, lantas sedap dipandang mata. Karya Tisna berupa hasil bakaran plastik di tengah lorong sebanyak lima kuali besi, rajangan berbagai jenis plastik dalam 14 kotak kayu di samping kanan-kiri tembok, lembaran-lembaran sarung dipajang di kanan-kiri tembok, dan sebuah lukisan abstrak di atas kain spanduk yang ditempatkan di ujung lorong seluas 20x5 meter persegi dengan tulisan di tengahnya: etsa jangan kau kotori susu ibu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Rupanya, bahan instalasinya berasal dari pemrosesan plastik di daerah Cigondewah, di pinggiran Kota Bandung. Tisna bersama warga mengolah sampah-sampah plastik diolah dan dibakar lalu dijual. Daerah Cigondewah sendiri dulunya berupa sawah yang subur, namun kini menjadi kawasan pabrik yang penuh sampah dan masyarakat sekitar terserap kehidupannya sebagai buruh pabrik. Instalasi karya Tisna berkisah mengenai perubahan dari lingkungan agraris ke lingkungan industri. Karya ini bercerita banyak dari berbagai plastik dan sarung. Perubahan perilaku lantaran berubahnya kosmologi yang menyertai dengan perubahan material yang mengelilingnya sebagai sarana masyarakat hidup. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Plastik sebagai komponen yang paling banyak digunakan dalam kegiatan manusia sehari-hari kota telah mengubah fisik dan lingkungan sosial tertentu. Plastik menjadi penanda peradapan kota yang begitu dibutuhkan singkat tetapi menjadi masalah serius begitu memerlukan ratusan tahun agar bisa diurai alam. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Ironi akan konsumerisme ini muncul dalam video art “Heaven at The Mouth of The River”karya Made Wianta. Karya berdurasi 10 menit ini bercerita BH yang dibeli di sebuah toko lalu hanyut di sungai dan berhenti di muara bersama sampah-sampah lainnya. Karya ini menghadirkan riwayat sebuah barang yang digunakan dan berakhir sebagai sampah. Alangkah singkat dan mengenaskan nasib sebuah produk yang awalnya diagung-agungkan lantaran mereknya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Residu dari konsumerisme manusia kota tidak saja hadir dalam bentuk barang yang konkrit, tetapi juga imaji yang diproduksi oleh media televisi, internet, suara. Memang residu—sampah—imaji ini tidak mengganggu secara fisik, namun residu ini memenuhi memori, menyusun lanskap sebuah dunia dari berita matinya seorang siswa di sekolah pemerintahan lantaran kekerasan, video seks yang dipenuhi kekerasan. Uniknya karya ini merupakan paduan antara gambar video yang ditembakkan ke layar, yang mana di depan layar berdiri dua patung bocah laki dan perempuan dalam balutan warna putih. Gambar video yang ditembakkan ke layar berkolaborasi secara akurat dan fungsional. Karya itu berjudul “To Control or to be Controlled” oleh perupa muda Amalia Kartika Sari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Jika karya Tisna Sanjawa, Made Wianta, dan Amalia, mempersoalkan mendasar dampak residu dari peradapan kota (modernisme), beberapa karya dalam pameran ini terlihat berupaya berdamai sebagai satu pilihan. Karya-karya itu tidak menolak sebagian atau keseluruhan, tetapi menerima dengan cara mengambil sampah-sampah itu dan “menyulapnya” agar sampah-sampah itu terlihat manusiawi. Tidak kentara apakah sampah-sampah itu menjadi tampak manusiawi lantaran diubah wujudnya, atau naluri manusia sebagai penciptanya berhasil menyulapnya. Karya instalasi dari Komunitas Atap Alis berjudul“Metamorphosis” menunjukkan bagaimana benda-benda dari plastik tak berguna berubah wujud menjadi sekawanan hewan, kepala manusia penuh warna, sebuah drum menjadi bentuk yang cantik. Hal&amp;nbsp; ini terlihat juga pada karya Ismanto Wahyudi yang berjudul “Chapter 33”. Dengan memanfaatkan sampah perangkat komputer berupa tombol papan ketik, berbagai jenis komponen elektronik komputer, yang ditata di atas papan dan membentuk wujud paru. Karya ini membangun kontradiksi dengan mengatakan paru bagian kehidupan lewat susunan benda-benda mati.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Gagasan untuk berdamai di tengah menguatnya berbagai benda dan merek, secara eksplisit disampaikan lewat lukisan karya Dahlan Sofwandi. Wujud dua ekor burung dari susunan kaleng minuman coca-cola dan sprite sedang bertengger di sebuah dahan pohon. Memang ironis, satu pihak terpancar keriangan bahkan juga nyanyian pada wujud burung itu, tetapi pada pihak lain burung itu susunan lembaran kaleng sebuah produk minuman.&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;Dari ke-31 karya dari 30 perupa yang dipamerkan di Galeri Nasional Indonesia (GNI) Jakarta pada 8-17 April 2011 lalu, keseluruhannya mempersoalkan aspek kelangggengan kehidupan. Pameran bertajuk Sin City, An Exhibition of Sustainable Arts, memang tidak semua karya berhasil memprovokasi akan pentingnya gagasan kelanggengan dalam kehidupan. Namun, pameran dengan kurator Bambang Asrini Widjanarko ini rapi dalam penataannya dan mempertimbangkan kemampuan lukis, patung, instalasi, multimedia, etching, grafis sebagai sarana untuk mengekspresikan sekaligus memprovokasi pengunjung akan arti kelanggengan kehidupan, terutama di kota.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Jika ke-30 karya menunjukkan di tingkat mikro bagaimana residu (sampah) kota mengubah kehidupan kota, karya Heri Dono beranjak dari yang makro. Kehancuran lingkungan oleh limbah yang dibuat manusia sendiri tidak lain berbagai keputusan yang berlatar pada kerakusan kapitalisme. Kerakusan kapitalisme itu terlihat pada negara-negara maju yang tidak segera menurunkan tingkat emisi masing-masing, justru mendukung gagasan moratorium hutan di lingkungan tropis. Negara kapitalis dunia yang arogan ini diangkat oleh Heri Dono lewat video art berjudul “Scapegoat Republik”. Heri Dono dalam video tersebut tengah berorasi di atas podium gambar&amp;nbsp; PBB tentang berbagai keculasan negara maju di depan hadirin para kambing. Selama 10 menit Heri Dono berapi-api pidatonya tidak peduli apakah kambing-kambing mengembik itu jengkel, kepanasan, atau kelaparan. ***&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white; font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small; line-height: 115%;"&gt;*) Pengamat seni rupa, tinggal di Surabaya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,&amp;quot;serif&amp;quot;; font-size: 12pt; line-height: 115%;"&gt;&lt;span style="font-family: &amp;quot;Helvetica Neue&amp;quot;,Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Diunggah pada Sabtu, 30 April 2011 di situs:&lt;a href="http://www.indonesiaartnews.or.id/newsdetil.php?id=223"&gt; http://www.indonesiaartnews.or.id/newsdetil.php?id=223&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: verdana; margin: 0in 0in 0.0001pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;table align="center" cellpadding="0" cellspacing="0" class="tr-caption-container" style="margin-left: auto; margin-right: auto; text-align: center;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td style="text-align: center;"&gt;&lt;img border="0" height="240" src="http://3.bp.blogspot.com/-xmSHPUYI6QA/Tbt78mx8v9I/AAAAAAAAAJs/yd1zTeUPvO0/s400/Amalia+kartika+sari.JPG" style="margin-left: auto; margin-right: auto;" width="400" /&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="tr-caption" style="text-align: center;"&gt;&lt;span style="font-size: x-small;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="line-height: 115%;"&gt;Video  art berjudul “To Control or to be Controlled” karya Amalia Kartika Sari&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-xmSHPUYI6QA/Tbt78mx8v9I/AAAAAAAAAJs/yd1zTeUPvO0/s1600/Amalia+kartika+sari.JPG" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: center;"&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CDOCUME%7E1%5Cuser%5CLOCALS%7E1%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-1610611985 1073750139 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0in;	margin-right:0in;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0in;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:8.5in 11.0in;	margin:1.0in 1.0in 1.0in 1.0in;	mso-header-margin:.5in;	mso-footer-margin:.5in;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;}--&gt; &lt;/style&gt;&lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6143565768576997334-2344268422564621798?l=imamuhtarom.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/feeds/2344268422564621798/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/04/hasrat-kota-dan-sustainable-of-arts.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2344268422564621798'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6143565768576997334/posts/default/2344268422564621798'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://imamuhtarom.blogspot.com/2011/04/hasrat-kota-dan-sustainable-of-arts.html' title='Hasrat, Kota, dan Sustainable of Arts'/><author><name>Imam Muhtarom</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02851070532554871778</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='31' height='23' src='http://4.bp.blogspot.com/_zn70Xzqnqy8/S1Gjp1AZ9tI/AAAAAAAAAGQ/ELfSBbB3jR0/S220/1_163626061lhh.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ysEcGq17EgM/Tbt7gEpYjGI/AAAAAAAAAJo/gZP8uhsAxKo/s72-c/Tisna+Sanjaya.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6143565768576997334.post-757630165380600170</id><published>2011-03-16T13:06:00.007+07:00</published><updated>2011-04-20T15:11:09.212+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Bahasa Indonesia'/><title type='text'>Materi Kuliah Bahasa Indonesia Pra UTS Semester Genap 2011</title><content type='html'>&lt;div class="MsoNormal" in"="" style="line-height: &amp;lt;b&amp;gt;&amp;lt;span lang=;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;MATERI KULIAH BAHASA INDONESIA&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;UNIVERSITAS NAROTAMA SURABAYA&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 14px;"&gt;Semester Genap 2011&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Oleh Seger, S.S. &amp;amp; Imam Muhtarom, S.S.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;0-0-0-0-0-0-0-0-0-0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;FUNGSI BAHASA&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;adalah ucapan / tulisan verbal untuk menyatakan dan mengungkapkan sebuah ide / gagasan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tiga Fungsi Bahasa:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1. Bahasa sebagai ekspresi diri&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2. Bahasa sebagai alat berpikir&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3. Bahasa sebagai alat komunikasi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Sebagai Ekspresi Diri&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa berfungsi mengekspresikan suatu keadaan / kondisi diri manusia secara langsung (lisan) maupun tidak langsung (tulisan) berupa perasaan dan aspirasi.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Adanya bahasa verbal ini seseorang dapat mengungkapkan apa yang ada di dalam benak atau pikirannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: percakapan, puisi, surat pembaca, surat cinta, dan seterusnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Sebagai Alat Berpikir&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa berguna untuk merumuskan sebuah pemikiran. Bahasa terdiri dari satuan tata bahasa (gramatika) yang mengorganisir kata-kata menjadi susunan yang bermakna.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sumbangan bahasa bagi kehidupan jelas sangat besar. Kelangsungan segala kegiatan manusia, salah satunya disebabkan adanya bahasa. Tanpa bahasa verbal ini, kita tidak bisa memiliki bayangan&amp;nbsp; kehidupan seperti yang kita alami sekarang ini.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa membantu manusia dalam mengabstraksikan segala sesuatu terkait kehidupannya dan mengambil tindakan sesuai dengan tujuannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: buku, artikel, iklan, dan sebagainya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Sebagai Alat Komunikasi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Adanya tata bahasa (gramatika) dan kata-kata yang konstan maknanya dalam bahasa, maka bahasa verbal adalah satu-satunya sarana untuk berkomunikasi antarmanusia. Bahasa membantu manusia tidak saja mengekspresikan/mengungkapkan ide dan alat berpikir, tetapi bahasa membuat manusia dapat memahami satu sama lain.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Hakikat komunikasi dalam bahasa ini adalah sebuah sarana atau alat agar berbagai hal dapat disampaikan/dikomunikasikan kepada pihak lain. Adanya komunikasi inilah&amp;nbsp; yang mensyaratkan adanya interaksi/hubungan sosial di masyarakat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1. Percakapan sehari-hari secara langsung maupun tidak langsung, seperti lewat SMS, chatting, FB, dst.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2. Berita di TV, radio, media cetak, media internet.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3. Perintah yang digunakan petugas parkir, dapat mengarahkan sebuah truk besar.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 11pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1928&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Kami putra dan putri Indonesia menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.”&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 11pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pasal 36 Undang-Undang Dasar 1945&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; “Bahasa Negara adalah Bahasa Indonesia.”&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kedudukan Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai lambang kebanggaan kebangsaan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai lambang identitas nasional.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa indonesia sebagai alat&amp;nbsp; pemersatu berbagai suku bangsa.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai alat perhubungan antardaerah, antarwarga, dan antarbudaya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Fungsi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Negara&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kenegaraan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam dunia pendidikan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai alat perhubungan di tingkat nasional untuk kepentingan pembangunan dan pemerintahan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Indonesia sebagai alat pengembangan kebudayaan, ilmu pengetahuan dan teknologi.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Melayu diangkat sebagai bahasa Nasional?&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Melayu sudah merupakan lingua franca Indonesia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sistem baha Melayu sederhana.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Suku-suku bangsa di Indonesia dengan sukarela menerima bahasa Melayu menjadi bahasa Nasional Indonesia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa Melayu mempunyai kesanggupan untuk digunakan sebagai bahasa kebudayaan dalam arti luas.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;0-0-0-0-0-0-0--0-0-0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;RAGAM BAHASA KARYA TULIS&lt;br /&gt;&amp;nbsp;BUKAN FIKSI DAN FIKSI&lt;/span&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kenapa Belajar Bahasa Tulis?&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa tulis merupakan sarana yang memadai untuk menyampaikan gagasan dalam konteks ilmu pengetahuan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa tulis mensyaratkan gramatika yang lengkap sehingga karya tulis tidak dibatasi ruang dan waktu.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bahasa tulis sebagai dokumentasi otentik atas peristiwa, gagasan, dan karya tulis seseorang.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bukan Fiksi&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;(non fiction)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bukan Fiksi: tulisan berdasarkan data dan fakta (kenyataan di luar tulisan), terlepas cara menyampaikannya tergolong ilmiah atau tidak ilmiah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Biografi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Laporan tulis di media cetak dan media internet.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sejarah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Fiksi&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;(fiction)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Fiksi: tulisan yang berdasarkan imajinasi dan khayalan pengarang, namun tetap berpijak pada gagasan nyata.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata “fiksi” berasal dari bahasa Latin, “&lt;i&gt;fictum&lt;/i&gt;” yang artinya mencipta.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tulisan fiksi disampaikan dalam rangkaian kata dan kalimat yang penuh ‘bunga’ gaya bahasa (hiperbola, metafora, personifikasi, dsb) yang dikategorikan bahasa sastra.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Puisi (sajak, lirik, nyanyian), Prosa (cerita pendek, novel, roman)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis Ilmiah&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis Ilmiah: tulisan yang didasari oleh hasil pengamatan, peninjauan, penelitian, dan perenungan dalam bidang ilmu tertentu; disusun menurut metode tertentu dengan penulisan yang santun, baik, dan benar; atau berdasarkan kaidah baku ragam bahasa tulis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Laporan Penelitian: makalah seminar, jurnal&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis Akademik: skripsi, tesis, disertasi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Buku Teks: buku diktat penunjang bahan ajar&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Koheren (terintegrasi): satu pikiran utama; ada kejelasan hubungan antara unsur2 pembentuk kalimat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Konsisten (ajeg): tulisan didukung fakta/data terpercaya, ide tidak meloncat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sistematis: berdasar prosedur urutan (pendahuluan-isi-simpulan).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Konseptual: perencanaan yang terarah dan terfokus.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Komprehensif: tuntas dan menyeluruh.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Logis: argumentasi bisa diterima nalar sehat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bebas: leluasa, mempertimbangkan kebebasan pihak lain.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Bertanggung jawab: tulisan yang etis dan berwawasan, penulis dapat menjawab apapun tentang tulisannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis Ilmiah Populer&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya tulisan ilmiah populer adalah karangan yang ditulis berdasarkan metoda ilmiah dengan bahasa komunikatif hingga mudah dipahami oleh rata-rata pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya tulisan ilmiah populer biasa dimuat atau tersaji di media massa (cetak dan internet).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Reportase (berita)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Esai&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Artikel (opini)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Kolom&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis Tidak Ilmiah&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Karya Tulis non-ilmiah adalah tulisan ilmu pengetahuan yang menyajikan fakta pribadi dan ditulis menurut metodologi penulisan yang baik dan benar, topik dan cara penyajiannya juga bervariasi, tapi isinya tidak didukung dengan fakta umum. Data dihasilkan bukan dari riset langsung, melainkan hasil dari kesimpulan wawancara, atau bentuk lain.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Emotif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: sedikit informasi, situasional dan tidak sistematis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Subjektif:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;lebih mengedepankan pendapat pribadi penulis yang bersifat retorik, dan kebenaran yang ada adalah secara nalar.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kritik&amp;nbsp;(&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;tanpa dukungan bukti): tidak memuat informasi spesifik, berisi bahasan dan kadang-kadang mendalam tanpa bukti, berprasangka menguntungkan atau merugikan, formal tetapi sering dengan bahasa kasar, subyektif dan pribadi.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;EJAAN YANG DISEMPURNAKAN&lt;br /&gt;(EYD)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ejaan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ejaan adalah seperangkat aturan atau kaidah pelambangan bunyi bahasa, pemisahan, penggabungan, dan penulisannya termasuk menggunakan tanda baca dalam suatu bahasa.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kaidah tersebut harus dipatuhi oleh pemakai bahasa demi keteraturan dan keseragaman bentuk, terutama dalam bahasa tulis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ruang Lingkup EYD&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pemakaian huruf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Penulisan huruf Kapital&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Penulisan huruf Miring&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Penulisan kata&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Penulisan unsur serapan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pemakaian tanda baca&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1. Pemakaian Huruf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pelafalan harus sesuai dengan pelafalan fonem (bunyi) bahasa Indonesia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh : AC dibaca a-ce bukan a-se&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Cara penulisan nama diri (nama jalan, sungai, gunung dan nama lainnya) harus mengikuti EYD, kecuali ada pertimbangan khusus yang menyangkut segi adat, hukum, atau sejarah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh :&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Rumahnya di Jalan Pajajaran No. 5 Bandung.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; - Ayahku dosen di Universitas Padjajaran Bandung.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2. Penulisan Huruf Kapital&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama pada awal kalimat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama petikan langsung.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama ungkapan nama Tuhan dan kitab suci, termasuk kata ganti untuk Tuhan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;4)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama unsur nama gelar kehormatan, keturunan, dan keagamaan diikuti nama orang.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;5)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama nama jabatan dan pangkat yang diikuti nama orang atau yang dipakai sebagai pengganti nama orang, nama instansi, atau nama tempat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;6)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama unsur-unsur nama orang.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;7)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama nama bangsa, suku bangsa, dan bahasa.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;8)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama nama tahun, bulan, hari, hari raya, dan peristiwa bersejarah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;9)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama nama khas dalam geografi.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;10)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama semua unsur nama negara, nama resmi badan/lembaga pemerintahan dan ketatanegaraan, serta nama dokumen resmi.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;11)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama setiap unsur bentuk ulang sempurna yang terdapat pada nama badan/lembaga.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;12)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama semua kata di dalam penulisan nama buku, majalah, surat kabar, dan judul karangan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;13)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama kata penunjuk hubungan kekerabatan seperti Bapak, Ibu, Adik, Kakak, Paman yang dipakai dalam penyapaan dan pengacuan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;14)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama unsur singkatan nama gelar, pangkat, dan sapaan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;15)&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;HK dipakai sebagai huruf pertama kata ganti Anda.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3. Penulisan Huruf Miring&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Huruf Miring dipakai untuk menulis nama buku, majalah, dan surat kabar yang dikutip dalam tulisan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; contoh: Majalah&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Bahasa dan Sastra.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Huruf Miring dipakai untuk menegaskan atau mengkhususkan huruf, bagian kata, kata atau kelompok kata.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; contoh: Dia bukan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;menipu&lt;/i&gt;, tapi&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;ditipu.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Huruf Miring dipakai untuk menuliskan kata nama ilmiah atau ungkapan asing, kecuali yang telah disesuaikan ejaannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; contoh: Politik&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;devide et impera&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;pernah merajalela di negeri ini.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;4. Penulisan Kata&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata Dasar&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata Turunan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata Ulang&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Gabungan Kata&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata Ganti&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;–ku-, kau-, -mu&lt;/i&gt;, dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;–nya&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata Depan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;di, ke&lt;/i&gt;, dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;dari&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Si&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Sang&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Partikel&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Singkatan dan Akronim&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Angka dan Lambang&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;a href="http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/sites/default/files/EJD-KKP-PBN-BID.PENGEMBANGAN.pdf"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/sites/default/files/EJD-KKP-PBN-BID.PENGEMBANGAN.pdf&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;5. Penulisan Unsur Serapan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Berdasar integrasinya, unsur serapan (pinjaman) dibagi dua:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pertama&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;, unsur serapan yang belum sepenuhnya terserap dalam bahasa Indonesia, dipakai dalam konteks bahasa Indonesia tetapi pengucapan masih mengikuti cara asing seperti&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;reshuffle, shuttle cock&lt;/i&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kedua&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;, unsur serapan yang pengucapan dan penulisannya disesuaikan dengan kaidah bahasa Indonesia, ejaan diubah seperlunya sehingga masih dapat dibandingkan dengan bentuk asalnya. Misal;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;risk&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(risiko),&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;system&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(sistem),&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;effective&lt;/i&gt;(efektif).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;6. Pemakaian Tanda Baca&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Titik (&lt;b&gt;.&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Koma (&lt;b&gt;,&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Titik Koma (&lt;b&gt;;&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Dua Titik (&lt;b&gt;:&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Hubung (&lt;b&gt;-&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Pisah (&lt;b&gt;—&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Elipsis (&lt;b&gt;…&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Tanya (&lt;b&gt;?&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Seru (&lt;b&gt;!&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Kurung (&lt;b&gt;(…)&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Kurung Siku (&lt;b&gt;[…]&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Petik (&lt;b&gt;“…”&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Petik Tunggal (&lt;b&gt;‘…’&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Garis Miring (&lt;b&gt;/&lt;/b&gt;)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tanda Penyingkat atau Apostrof (‘kan = akan, ‘lah = telah, ’88 = 1988)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;a href="http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/sites/default/files/EJD-KKP-PBN-BID.PENGEMBANGAN.pdf"&gt;&lt;span style="text-decoration: none;"&gt;http://pusatbahasa.depdiknas.go.id/lamanv4/sites/default/files/EJD-KKP-PBN-BID.PENGEMBANGAN.pdf&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;KALIMAT&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat : satuan bahasa terkecil yang mengungkapkan pikiran secara utuh, baik dengan cara lisan maupun tulisan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Wujud lisan, kalimat diucapkan dengan suara naik turun dan keras lembut, disela jeda, dan diakhiri intonasi akhir yang diikuti oleh kesenyapan yang mencegah terjadinya perpaduan atau asimilasi bunyi ataupun proses fonologis lain.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Wujud tulisan, kalimat dimulai dengan huruf kapital dan diakhiri dengan tanda titik (.), tanda tanya (?), atau tanda seru (!); dan di dalamnya dapat disertakan tanda baca seperti koma (,), titik dua (:), pisah (-), dan spasi. Tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru pada wujud tulisan sepadan dengan intonasi akhir pada wujud lisan, sedangkan spasi yang mengikutinya melambangkan kesenyapan. Tanda baca lain sepadan dengan jeda.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Unsur Kalimat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;:&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;S – P – O – Pel - K&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Subjek (S)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Predikat (P)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Objek (O)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pelengkap (Pel)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 9pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keterangan (K)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Subjek (S)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Subjek&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;adalah bagian kalimat yang menunjukkan pelaku, sosok (benda), sesuatu hal, atau masalah yang menjadi pangkal/pokok pembicaraan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri Subjek: a) berjenis kata benda/dibendakan; b) menjadi inti/pokok pikiran; c) dijelaskan oleh bagian lainnya; d) menjadi jawaban dari pertanyaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Siapa&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;atau&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Apa&lt;/i&gt;; e) dalam kalimat pasif berposisi sebagai objek.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh:&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;Adi&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;membeli buku di Gramedia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Predikat (P)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Predikat adalah bagian kalimat yang memberitahu melakukan (tindakan) apa atau dalam keadaan bagaimana subjek (pelaku).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Selain menyatakan tindakan atau perbuatan subjek, sesuatu yang dinyatakan oleh P dapat pula mengenai sifat, situasi, status, ciri atau jati diri S.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: Adi&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;membeli&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;buku di Gramedia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Objek (O)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Objek adalah bagian kalimat yang melengkapi predikat (P). Letak O selalu dibelakang P yang berupa verba transitif, yaitu verba yang menuntut wajib hadirnya O.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri Objek: a) berupa kata benda; b) letak setelah predikat; c) bila kalimat dipasifkan menjadi subjek; d) jawban dari pertanyaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Apa&lt;/i&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: Adi membeli&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;buku&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;di Gramedia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pelengkap (Pel)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol; font-size: 10.5pt;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Pelengkap atau komplemen adalah bagian kalimat yang melengkapi predikat yang berupa verba. Letak Pel tidak selalu persis dibelakang predikat jika di dalam kalimat terdapat objek, sehingga urutan penulisan bagian kalimat kalimat: S –P –O – Pel.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: -.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Symbol; font-size: 10.5pt;"&gt;·&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-size: 7pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri Pel: a) dapat berupa kata benda, verba, klausa; b) langsung berada di belakang verba intransitif; c) tidak dapat menjadi subjek dalam kalimat pasif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: Adi membelikan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;Sari&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;buku di Gramedia.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keterangan (K)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keterangan adalah bagian kalimat yang menerangkan berbagai hal tentang kalimat yang lainnya. Letak K bisa di awal, di tengah, atau di belakang.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keterangan dapat berfungsi menerangkan S, P, O dan Pel.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keterangan berupa: ket waktu, tujuan, tempat, sebab, akibat, syarat, cara, posesif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 8.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh: Adi membelikan Sari buku&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;di Gramedia&lt;/u&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat Efektif&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat efektif adalah kalimat yang memiliki kemampuan untuk menimbulkan kembali gagasan pada pikiran pendengar dan pembaca seperti apa yang ada dalam pikiran pembicara atau penulis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat efektif dapat mengomunikasikan pikiran pembicara atau penulis kepada pendengar (pembaca) secara tepat dan jelas sehingga tidak akan terjadi keraguan, kesalahan komunikasi dan informasi, atau kesalahan pengertian.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri Kalimat Efektif: 1)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kesepadanan struktur&lt;/i&gt;; 2)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;keparalelan&lt;/i&gt;; 3)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;ketegasan&lt;/i&gt;; 4)&lt;i&gt;kehematan&lt;/i&gt;; 5)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kecermatan&lt;/i&gt;; 6)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kepaduan&lt;/i&gt;; dan 7)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kelogisan&lt;/i&gt;.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;Kesepadanan Struktur&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kesepadanan struktur adalah keseimbangan antara pikiran/gagasan dan struktur bahasa yang dipakai.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kesepadanan ini ditunjukkan oleh adanya kesatuan gagasan yang kompak dan kepaduan pikiran yang baik.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ciri-ciri:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat itu memiliki subjek dan predikat yang jelas.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat tidak terdapat subjek yang ganda/rangkap.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kata penghubung intrakalimat tidak dipakai pada kalimat tunggal.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Predikat kalimat tidak didahului dengan kata&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;yang.&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2. Keparalelan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keparalelan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;adalah kesamaan bentuk kata yang digunakan dalam kalimat. Artinya, apabila bentuk kata pertama menggunakan nomina, bentuk kata kedua, ketiga, dst, juga harus menggunakan nomina.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Begitu pula apabila kata pertama menggunakan verba, kata kedua, ketiga, dst, juga harus menggunakan verba.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Keparalelan sering disebut konsisten.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3. Ketegasan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Ketegasan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;disebut juga penekanan, adalah suatu perlakuan penonjolan pada ide pokok kalimat. Pada dasarnya dalam sebuah kalimat ada ide yang perlu ditonjolkan yang tertuang dalam kalimat dengan memberi penegasan atau penekanan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Caranya:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Meletakkan kata yang ditonjolkan itu di depan kalimat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Membuat urutan kata yang logis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Melakukan pengulangan kata (repetisi).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 8pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Melakukan pertentangan terhadap ide yang ditonjolkan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;i&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;4. Kehematan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kehematan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;adalah ‘hemat’ dalam menggunakan kata, frasa, atau bentuk lain yang dianggap tidak perlu. Kehematan bukan berarti harus menghilangkan kata-kata atau frase yang dapat menambah kejelasan kalimat, melainkan menghilangkan kata-kata atau frasa yang tidak diperlukan sejauh tidak menyalahi kaidah tata bahasa.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Caranya:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 7.5pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Dilakukan dengan cara menghilangkan subjek.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 7.5pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Menghindarkan pemakaian superordinat pada hiponimi kata.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 7.5pt;"&gt;—&lt;/span&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Menghindarkan kesinoniman dalam kalimat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;5. Kecermatan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kecermatan adalah ‘cermat’ dalam membuat kalimat dengan pilihan kata yang tepat sehingga tidak menimbulkan tafsir ganda atau salah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;6. Kepaduan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kepaduan adalah terintegrasi pernyataan dalam kalimat sehingga informasi yang disampaikan tidak terpecah-pecah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat yang padu adalah kalimat yang lugas dan mencerminkan cara berpikir yang sistematis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;7. Kelogisan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kelogisan adalah ide kalimat itu dapat diterima oleh akal sehat dan sesuai dengan ejaan atau kaidah tata bahasa yang berlaku.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="color: white; font-family: Arial;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 14px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 12.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;PARAGRAF/ALINEA&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf adalah miniatur sebuah tulisan; kesatuan pikiran yang lebih tinggi dan lebih luas ketimbang kalimat.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf adalah satuan bahasa tulis yang terdiri atas beberapa kalimat yang tersusun secara runtut, logis, dalam satu kesatuan ide yang tersusun secara lengkap, utuh, dan padu.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf adalah bagian dari suatu karangan yang terdiri sejumlah kalimat yang mengungkapkan satuan informasi dengan pikiran utama sebagai pengendalinya dan pikiran penjelas sebagai pendukungnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf adalah rangkaian dari beberapa kalimat yang saling berhubungan dan terkait dalam satu kesatuan serta hanya mempunyai satu pokok pikiran atau gagasan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;A. Ciri-ciri Paragraf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kalimat pertama menjorok ke dalam lima ketukan spasi untuk jenis karangan biasa (makalah, skripsi, tesis, dan desertasi). Karangan berbentuk lurus ditandai dengan jarak spasi merenggang, satu spasi lebih banyak daripada jarak antarbaris lainnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf menggunakan pikiran (gagasan) utama yang dinyatakan dalam kalimat topik.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Setiap paragraf menggunakan satu kalimat topik dan selebihnya merupakan kalimat pengembang yang berfungsi menjelaskan, menguraikan, atau menerangkan pikiran utama yang ada dalam kalimat topik.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf menggunakan pikiran penjelas&amp;nbsp; yang dinyatakan dalam kalimat penjelas. Kalimat itu berisi detail-detail kalimat topik. Paragraf hanya berisi satu kalimat topik dan beberapa kalimat penjelas. Setiap kalimat penjelas berisi detail yang sangat spesifik dan tidak mengulang pikiran penjelas lainnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;B. Fungsi Paragraf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Mengekspresikan gagasan tertulis dengan memberi bentuk suatu pikiran dan perasaan ke dalam serangkaian kalimat yang tersusun secara logis dalam suatu kesatuan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Menandai peralihan (pergantian) gagasan baru bagi karangan yang terdiri atas beberapa paragraf, ganti paragraf berarti ganti gagasan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Memudahkan pengorganisasian gagasan bagi penulis, dan memudahkan pemahaman bagi pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Memudahkan pengembangan topik karangan ke dalam satuan-satuan unit pikiran yang lebih kecil.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; text-indent: .5in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Memudahkan pengendalian variabel, terutama karangan yang terdiri atas beberapa variabel.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;C. Pikiran Utama dan Kalimat Topik&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1. Paragraf Tanpa Kalimat Topik&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Paragraf itu tidak memiliki pikiran utama dan pikiran penjelas, juga tidak memiliki kalimat utama dan kalimat penjelas. Semua pikiran dan kalimat sama kedudukannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2. Kalimat Topik Dalam Paragraf&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="apple-style-span"&gt;&lt;b&gt;a. Kalimat Topik Pada Awal Paragraf&lt;/b&gt;: kalimat ini umumnya berisi pikiran utama yang bersifat umum. Kalimat selanjutnya berisi pikiran penjelas yang bersifat khusus (kalimat penjelas). Isi kalimat itu berupa penjelasan, uraian, analisis, contoh-contoh, keterangan, atau rincian kalimat topik. Paragraf tersebut menggunakan penalaran deduktif.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;b. Kalimat Topik di Akhir Paragraf&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: paragraf diakhiri kalimat topik dan diawali dengan kalimat penjelas. Artinya, paragraf menyajikan kasus khusus, contoh, penjelasan, keterangan, atau analisis lebih dahulu, barulah ditutup dengan kalimat topik. Paragraf tersebut menggunakan penalaran induktif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;c. Kalimat Topik di Awal dan Akhir Paragraf&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: kalimat topik pada awal paragraf menimbulkan sifat deduktif, pada akhir menjadikan paragraf bersifat induktif, sementara pada awal dan akhir menjadikan paragraf bersifaf deduktif-induktif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;d.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Kalimat Topik di Tengah Paragraf&lt;/b&gt;: paragraf dengan kalimat topik di tengah paragraf berarti diawali dengan kalimat penjelas dan diakhiri pula dengan kalimat penjelas. Paragraf ini menggunakan pola penalaran iduktif-deduktif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;D. Syarat Utama Paragraf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 3.0pt; margin-left: .5in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in; text-indent: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kesatuan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: jika mengandung hanya satu gagasan utama; informasi lain merujuk gagasan utama (mengembangkan, memperjelas, menganalisis)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt; margin-bottom: 3.0pt; margin-left: .5in; margin-right: 0in; margin-top: 0in; mso-list: l0 level1 lfo1; tab-stops: list .5in; text-indent: 0in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;2.&lt;span style="font: normal normal normal 7pt/normal 'Times New Roman';"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Kepaduan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: hubungan antara satu kalimat dan lainnya, tercermin pada urutan pikiran yang teratur, tidak meloncat-loncat, logis, dan gramatikal.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kepaduan dapat dibangun melalui: 1) penggunaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kata kunci&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;sinonim&lt;/i&gt;; 2) penggunaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;rincian peristiwa&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(kronologis, sebab-akibat); 3) penggunaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kata transisi&lt;/i&gt;; 4) penggunaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;paralelisme&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(repetisi); 5) penggunaan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;pronomina&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(kata ganti).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;3.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;b&gt;&amp;nbsp;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;Konsistensi Sudut Pandang&lt;/b&gt;: konsistensi sudut pandang diperlukan bagi seorang penulis karya tulis ilmiah, untuk dapat menentukan gaya penulisan yang tepat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Sudut Pandang;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;i&gt;&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;aku&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(diri sendiri),&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;dia&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(orang lain),&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;penulis&lt;/i&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;(untuk karya ilmiah).&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp; 4.&amp;nbsp;&lt;b&gt;Ketuntasan&lt;/b&gt;: paragraf telah mencakup semua hal yang diperlukan dalam mendukung gagasan utama, sehingga pembaca tidak bertanya-tanya maksud si penulis.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;E. Struktur Paragraf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Struktur sebuah paragraf lazimnya terbagi atas: 1)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;paragraf pembuka&lt;/i&gt;; 2)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;paragraf tubuh&lt;/i&gt;; 3)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;paragraf penutup&lt;/i&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf Pembuka,&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;adalah paragraf yang diletakkan di awal tulisan, ditujukan sebagai pengantar gagasan utama si penulis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; a.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model 5W 1H&lt;/i&gt;; yakni memilih salah satu unsur dalam 5W 1H (&lt;i&gt;what, who, where, when, why&lt;/i&gt;, dan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;how&lt;/i&gt;).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Kisahan&lt;/i&gt;; menciptakan suasana yang membuat pembaca seolah terlibat di dalamnya peristiwa.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Pertanyaan&lt;/i&gt;; menyodorkan pertanyaan yang kreatif, menggelitik, dan merangsang rasa ingin tahu pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; d.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Kutipan Langsung&lt;/i&gt;; mengutip secara ringkas pendapat seseorang, baik itu objek tulisan maupun narasumber.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; e.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Deskriptif&lt;/i&gt;; menghadirkan gambaran suatu peristiwa dalam pikiran pembaca, seolah pembaca mengalami peristiwa tersebut.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; f.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Ucapan Kondang&lt;/i&gt;; mengutip ungkapan yang sudah dikenal secara umum.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; g.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Menuding&lt;/i&gt;; mengupayakan ada komunikasi langsung bernada akrab dengan pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf Tubuh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;, adalah paragraf yang menguraikan gagasan utama yang terdapat dalam di dalam paragraf pembuka ke dalam paragraf-paragraf berikutnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; a.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Spiral&lt;/i&gt;; merinci gagasan utama yang terdapat dalam paragraf pembuka ke dalam paragraf2 berikutnya, hingga mencapai suatu gambaran persoalan yang bulat, padu, dan komprehensif.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Rekatan&lt;/i&gt;; dilakukan dengan cara menghubung2-kan antarparagraf secara kohesif melalui partikel penghubung atau partikel penegas; seperti “&lt;i&gt;sehubungan hal di atas&lt;/i&gt;”, “&lt;i&gt;berpijak dari hal di atas&lt;/i&gt;”, “&lt;i&gt;akan tetapi&lt;/i&gt;”, “&lt;i&gt;oleh karena itu&lt;/i&gt;”, “&lt;i&gt;selanjutnya&lt;/i&gt;”, atau “&lt;i&gt;kendati demikian&lt;/i&gt;”. Tujuan penggunaan paragraf model ini untuk memecah gagasan utama (pokok pikiran) yang semula ‘bertunpuk’ di dalam satu paragraf.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;c. Model Block&lt;/i&gt;; model ini dengan cara menyebarkan (bagi2) gagasan utama menjadi beberapa pokok pikiran dan menyebarkannya ke dalam paragraf2 yang terpisah. Namun, pokok pikiran yang diuraikan dalam paragraf yang terpisah-pisah ini harus merujuk ke paragraf pembuka.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;d. Model Tematik&lt;/i&gt;; model ini digunakan untuk menggaris-bawahi atau menegaskan gagasan utama pada paragraf pembuka. Pokok pikiran yang terdapat dalam tiap-tiap paragraf menjelaskan gagasan utama yang telah dkemukakan pada paragraf pembuka.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;e. Model Kronologis&lt;/i&gt;; model ini digunakan jika kita hendak merinci dan mengembangkan paragraf tubuh berdasarkan hukum sebab-akibat (kausalitas). Rincian dan pengembangan yang kausalitas ini, tentu berpangkal dari gagasan utama dalam paragram pembuka.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; Kronologis dalam kaitan dengan karya tulis ilmiah dianggap efektif untuk mendeskripsikan sebab-akibat (proses) terjadinya suatu persistiwa yang diteliti si penulis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Paragraf Penutup&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;, adalah paragraf yang terletak pada paragraf akhir bagian simpulan. Fungsi utamanya menyimpulkan tulisan kita, namun upayakan membangun paragraf penutup sedemikia rupa agar mengesankan pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; a.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Simpulan&lt;/i&gt;; model ini dilakukan dengan cara merumuskan antiklimaks dari keseluruhan persoalan yang telah diteliti dan dibahas oleh penulisnya dalam paragraf tubuh. Cocok untuk paragraf tubuh model kronologis.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; b.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Menggantung&lt;/i&gt;; model ini efektif digunakan jika kita sengaja hendak membuat pertanyaan atau pernyataan yang tidak selesai, menyentak, atau menyengat. Kesengajaan ini berkaitan dengan upaya kita membuat pembaca ikut berpikir atau terlibat di dalam persoalan yang kita teliti.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; c.&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;Model Ringkasan&lt;/i&gt;; model ini dilakukan jika kita hendak meringkas intisari persoalan atau temuan penelitian, dengan catatan ringkasan tersebut harus memfokus pada gagasan utama pada paragraf pembuka.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;F. Pengembangan Paragraf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Secara Alamiah&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: Pengembangan paragraf didasarkan pada urutan ruang dan waktu. Urutan ruang merupakan urutan yang akan membawa pembaca dari satu titik ke titik berikutnya dalam satu ruang. Urutan waktu adalah urutan yang menggmbarkan urutan terjadinya peristiwa, perbuatan, atau tindakan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Klimaks-Atiklimaks&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: Paragraf jenis ini lazim digunakan untuk menyajikan sebuah cerita atau konflik. Penulisan diawali dengan pengenalan tokoh, dilanjutkan dengan konflik, mencapai puncak konflik, dan menurun menuju solusi (antiklimaks). Jenis paragraf ini lazim digunakan untuk menulis sejarah dan cerita fiksi, kisah permusuhan, atau peperangan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Deduksi dan Induksi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: Deduksi adalah proses penalaran dengan menyebut gagasan utama yang bersifat umum dan dilanjutkan dengan gagasan-gagasan yang bersifat khusus. Sementara, induksi adalah proses penalaran dengan menyebut gagasan-gagasan khusus dan dilanjutkan dengan gagasan utama.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;G. Paragraf Berdasar Fungsi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Perbandingan dan Pertentangan&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: adalah paragraf yang berusaha memperjelas paparannya dengan jalan membandingkan dan mempertentangkan hal-hal yang dibicarakan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;a. Perbandingan&lt;/b&gt;; mengemukakan persamaan dan perbedaan antara kedua hal, yakni dua hal yang tingkatannya sama dan kedua hal tersebut memiliki perbedaan dan persamaan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;b&gt;b. Pertentangan&lt;/b&gt;; merupakan proses argumentasi dengan melakukan penolakan. Maka, pertentangan ditargetkan menolak eksistensi dan disertai pembuktian.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Analogi&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: paragraf berupa analogi biasanya digunakan penulis untuk membandingkan sesuatu yang dikenal oleh umum dengan yang kurang dikenal.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 6.5pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Sebab - Akibat&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: Dalam paragraf sebab-akibat, sebab dapat berfungsi sebagai pikiran utama dan akibat sebagai pikiran penjelas. Sebaliknya, akibat sebagai pikiran utama dan sebab sebagai rincian penjelasnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: 15.0pt;"&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0-0&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="background-color: black; color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center" class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-align: center;"&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;TEMA, TOPIK, JUDUL&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="color: white; font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;  &lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tema&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tema →&lt;i&gt;tithenai&lt;/i&gt; (Yunani) : menempatkan/meletakkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tema (KBBI): pokok pikiran; dasar cerita (yang dipercakapkan, dipakai sebagai dasar mengarang, menggubah sajak, dsb): --&lt;i&gt;&amp;nbsp;sandiwara ini ialah “yg keji dan yg jahat pasti akan kalah oleh yg baik dan mulia”;&amp;nbsp;&lt;/i&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;tema adalah suatu amanat utama yang disampaikan penulis melalui karangannya.&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Topik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Topik → &lt;i&gt;topoi&lt;/i&gt; (Yunani) : tempat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;topik&amp;nbsp;(KBBI)&amp;nbsp;pokok pembicaraan di diskusi, ceramah, karangan, dsb; bahan diskusi:&amp;nbsp;&lt;i&gt;masalah yg akan menjadi -- sidang DPA ke-4 tahun itu ialah “Pemerataan dl Pembangunan Regional dan Pedesaan”;&lt;/i&gt;&amp;nbsp;&lt;b&gt;2&lt;/b&gt;&amp;nbsp;hal yg menarik perhatian umum pd waktu akhir-akhir ini; bahan pembicaraan;&amp;nbsp; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Topik: pokok pembicaraan &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Topik karangan merupakan jawaban atas pertanyaan: Masalah apa yang akan ditulis? Hendak menulis tentang apa?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.5in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;Ciri topik → permasalahannya bersifat umum dan belum terurai &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;Contoh terapan:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Topik&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;: Usaha kecil menengah (UKM)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Tema:&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt; Peran UKM dalam mendorong pendapatan masyarakat menengah-bawah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;Pertimbangan dalam membuat topik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;1. Apa yang akan ditulis?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;2. Sesuai dengan minat dan bakat?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;3. Sesuai dengan bidang studi yang dikuasai?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;Mencari topik &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;1. Membaca sumber-sumber dari ensiklopedi, buku, bahan cetak lainnya, dan informasi lewat internet.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;2. Observatif: rekreasi, keseharian, atau kisah perjalanan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;3. Reflektif: memikirkan dan merenungkan tentang makna keadilan, kebahagiaan, kekerasaan, dll.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;Kriteria topik/tema yang baik:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;1. Sesuai latar belakang pengetahuan Anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;2. Menarik minat Anda&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;3. Jelas ruang lingkup dan batasannya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;4. Sesuai waktu dan situasi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;5. Ditunjang dengan bahan yang memadai&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Judul&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN"&gt;:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-indent: -9pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Nama yang dipakai untuk buku atau bab dalam buku yang dapat menyiratkan secara pendek isi buku atau bab itu.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 9pt; text-indent: -9pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Kepala karangan (cerita, drama, dsb); tajuk.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="background-color: black;"&gt;Kriteria judul:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Singkat dan padat &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Menarik perhatian &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Mengambarkan isi karangan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;•&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;span lang="IN"&gt;Atraktif, bombastis (berita &amp;amp; iklan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;000000000000000000000000000&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 0.25in; text-indent: -0.25in;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black;"&gt;&lt;span lang="IN"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;TULISAN YANG JELAS DAN EFEKTIF&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt; text-align: justify; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tujuan kita menulis adalah untuk mengungkapkan fakta atau mengekspresikan perasaan, sikap, dan pikiran secara jelas dan efektif kepada pembaca.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Jelas&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: jika tulisan mampu mewakili secara tepat isi pikiran atau perasaan penulisnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Efektif&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;: bila penulisnya mampu membuat pembacanya memfokuskan diri pada pokok pikiran tulisan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt; text-indent: 0.5in;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tulisan ilmiah yang jelas dan efektif harus: 1)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;singkat&lt;/i&gt;; 2)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;koheren&lt;/i&gt;; 3)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;variasi&lt;/i&gt;; 4)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;kesatuan pikiran&lt;/i&gt;; 5)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;penegasan&lt;/i&gt;; dan 6)&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;logika&lt;/i&gt;.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;1. Singkat&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Tulisan ilmiah yang jelas dan efektif tidak perlu memuat ihwal yang tidak berkaitan langsung dengan topik utama tulisan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Contoh&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Meningkatnya&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;perpindahan&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;tenaga kerja wanita&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;dari pedesaan ke kota terbukti telah mencapai angka pertumbuhan 5.78%, sementara pertumbuhan jumlah penduduk sangat lambat yakni menunjukkan angka 0.86%.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="color: black; font-family: 'Times New Roman'; font-size: medium; line-height: 15pt;"&gt;&lt;div style="margin-bottom: 0px; margin-left: 0px; margin-right: 0px; margin-top: 0px;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="background-color: black; color: white;"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Wingdings; font-size: 7pt;"&gt;n&lt;/span&gt;&lt;u&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;Perpindahan tenaga kerja&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="IN" style="font-family: Arial; font-size: 10.5pt;"&gt;wanita dari desa ke kota telah&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;u&gt;meningkat&lt;/u&gt;&lt;span class="apple-converted-space"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;hingga 5.78%, sekalipun pertumbuhan jumlah penduduk masih sangat lambat yakni 0.86%.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/sp
